AI in KYC, Seberapa Penting Perannya dalam Bisnis?

ai in kyc

Adaptasi teknologi kecerdasan buatan telah dilakukan pada hampir setiap urusan bisnis, tidak terkecuali pada industri perbankan. Istilah AI in KYC kini semakin awam digunakan, sebab pada kenyataannya proses know your customer memang telah banyak terbantu teknologi AI.

Namun sebenarnya, bagaimana AI bisa membantu proses KYC yang dilakukan oleh industri perbankan dan industri sejenisnya? Apa saja keuntungan yang diperoleh dari penggunaan AI in KYC ini secara praktis?

Baca Juga: Cara Kerja Facial Feature untuk Ekstraksi Data Biometrik

AI in KYC dalam Industri Perbankan

ai in kyc

Sumber: freepik.com

Ketika Anda membaca artikel ini, industri perbankan sedang terus melakukan riset mengenai teknologi apa yang dapat dikembangkan, dan dapat memudahkan nasabah serta sistem bisnisnya untuk terus memberikan layanan optimal.

Penetrasi kecerdasan buatan menjadi salah satu fokus riset ini, dan menghasilkan penerapan AI pada urusan KYC yang dilakukan. KYC tradisional yang dahulu menjadi metode utama lambat laun bergeser, dan menjadi metode cadangan ketika terjadi masalah dan nasabah benar-benar harus ke kantor untuk menjalani proses ini.

Kecerdasan buatan dalam proses KYC kemudian membantu bank dalam melakukan otomasi tugas dengan mengembangkan sistem perangkat lunak yang dirancang khusus untuk menjalankan fungsi yang panjang dan monoton, yang tidak berkaitan dengan kecerdasan organik.

Proses KYC merupakan sebuah rangkaian panjang yang terus dilakukan oleh perbankan ketika terdapat nasabah baru. Proses yang dijalani serupa, dan terus berulang. Penerapan AI in KYC menjadi jawaban praktisnya proses ini, tanpa harus mengurangi akurasi pencocokan data yang diperlukan.

Otomasi terjadi pada proses identifikasi dokumen, sehingga upaya manual yang dijalankan dapat benar-benar ditekan. Pada akhirnya, seluruh proses KYC akan berubah menjadi e-KYC, dan membuat aktivitas bisnis menjadi semakin efektif, efisien, namun tetap terjaga akurasi dan validitas datanya.

Keuntungan Menggunakan KYC Berbasis AI

ai in kyc

Sumber: freepik.com

Ada beberapa benefit yang ditawarkan oleh penerapan AI dalam proses KYC yang dilakukan industri perbankan. Benefit ini yang kemudian menjadi daya tarik untuk pebisnis, dalam menggunakan teknologi tersebut.

1. Mengurangi Biaya dan Waktu Proses

Salah satu kunci utama keuntungan penggunaan AI in KYC adalah mengenai biaya dan proses yang lebih cepat secara signifikan. Tapi bagaimana ini dapat terjadi?

Industri perbankan, dan keuangan secara umum, dapat mengurangi kerugian atau biaya yang muncul karena adanya kesalahan entri data. Hal in mungkin sederhana, namun waktu yang diperlukan untuk memproses kembali data milik user akan menjadi mahal ketika diakumulasikan.

Kedua, terkait dengan waktu proses. Secara signifikan, e-KYC menawarkan waktu pemrosesan data yang jauh lebih cepat berkat bantuan AI. Pencocokan, verifikasi, dan proses validasi data hanya memerlukan waktu dalam hitungan detik.

Disampaikan dalam sebuah artikel di indatalabs.com, AI dapat memangkas biaya KYC hingga mencapai 70%, dan meningkatkan kecepatan layanan serta proses hingga 80%. Angka yang besar bukan?

2. Pencegahan Fraud

Penggunaan KYC berbasis AI juga dapat membantu deteksi dini pada upaya fraud yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggungjawab. Proses deteksi akan berjalan dalam tiga tahapan utama, mulai dari prosedur identifikasi nasabah, monitoring pada transaksi, dan manajemen risiko.

Dengan demikian upaya fraud akan mudah terdeteksi, pada setiap model transaksi dan interaksi yang terjadi antara nasabah dan sistem yang dimiliki perusahaan. Anda dapat meningkatkan proteksi pada data yang dimiliki pelanggan, dengan menerapkan sistem gatekeeping yang kokoh.

Ketika terjadi aktivitas mencurigakan, sistem dapat segera mengenalinya dan memberikan peringatan.

3. Kepatuhan yang Lebih Baik pada Regulasi

Kemampuan dari AI fintech solution untuk mengidentifikasi pola pada teks berjumlah  besar juga dapat membantu sistem untuk berkembang sesuai dengan regulasi yang berlaku. Pemahaman pada bahasa yang digunakan dapat memudahkan sistem mengekstrak data dari dokumen.

Data in dapat berupa data nasabah, kemudian data terkait produk, dan penyesuaian pada regulasi terbaru yang dikeluarkan oleh pemegang kebijakan. Dengan begini, institusi perbankan dan keuangan dapat dengan mudah melakukan adaptasi dengan regulasi terbaru dengan effort yang lebih kecil.

4. Kepuasan Pelanggan yang Meningkat

AI in KYC jelas dapat meningkatkan kepuasan pelanggan hingga ke level berbeda. Proses yang mudah, cepat, dan praktis, membuat transaksi yang diperlukan menjadi semakin sederhana, dan memberikan kepuasan yang lebih baik dari waktu ke waktu.

Akurasi verifikasi juga dapat menunjang hal ini sebab nasabah tidak perlu mengulang proses yang akan menghabiskan banyak waktu. Terlebih, proses yang diulang akan membuat pelanggan merasa sistem yang Anda sediakan kurang solid.

Baca Juga: Seperti Apa Cara Kerja Biometric System dan Penggunaannya? 

Menyediakan layanan AI in KYC jelas menjadi kondisi ideal dalam model bisnis perbankan kekinian. Untuk Anda yang masih mencari produk atau mitra menyelenggarakan sistem seperti ini, Verihubs akan menjadi jawaban yang tepat.

Mengapa?

Sebab produk verifikasi yang ditawarkan Verihubs secara praktis telah menerapkan prinsip AI in KYC sesuai dengan kebutuhan Anda. Mulai dari SMS OTP dan WhatsApp OTP, kemudian produk e-KYC, OCR, Face Recognition, hingga Liveness Detection, semua dapat diintegrasikan dengan sistem yang Anda miliki guna memastikan semua data pelanggan diverifikasi dengan akurat dan cepat. Anda dapat menghubungi layanan pelanggan kami sekarang juga untuk mengetahui lebih detail terkait setiap produk yang tersedia. Jadi, segera gunakan produk Verihubs sekarang, dan optimalkan semua fiturnya!

Artikel Terbaru Kami

biometrik inklusif

Biometrik Inklusif: Memperkuat Keamanan Industri Keuangan

Mengenal Apa Itu CFT dalam Melawan Pendanaan Terorisme

modus penipuan terbaru

Waspada! 5 Modus Penipuan Terbaru Salah Satunya dari WA!