Kenali Macam, Fungsi, dan Use Case Autentikasi Biometrik

Autentikasi Biometrik Adalah

Autentikasi biometrik adalah metode autentikasi yang menggunakan ciri-ciri biologis yang unik untuk mengidentifikasi dan memverifikasi seseorang dengan cepat dan akurat. Tujuannya dari metode autentikasi biometrik adalah untuk mendapatkan informasi biometrik orang tersebut. Gambar wajah, rekaman suara, dan juga sidik jari merupakan beberapa informasi yang dikumpulkan oleh sistem autentikasi biometrik.

Kemudian setelah itu, informasi yang diperoleh tersebut akan dibandingkan dengan informasi biometrik orang lain dalam database. Selama proses ini, sistem biometrik akan memeriksa identitas seseorang untuk melihat apakah itu asli atau tidak. Jadi, bisa disimpulkan bahwa menggunakan teknologi biometrik untuk menghentikan penipuan dokumen, pencurian identitas, kejahatan dunia maya, dan sebagainya sangatlah penting.

Macam-Macam Autentikasi Biometrik

Autentikasi Biometrik Adalah
Sumber: Freepik

Beberapa teknik penggunaan biometrik adalah sebagai berikut:

  • Pemindai retina, yaitu mendeteksi pola mata manusia di mana mengidentifikasi pola-pola yang berbeda ini merupakan titik masuk keamanan.
  • Pemindai iris mata adalah salah satu teknologi yang memindai pola mata unik seperti pemindai retina. Pemindai iris ini lebih canggih dan relatif lebih mahal.
  • Pemindai sidik jari adalah alat biometrik lain untuk mengidentifikasi diri seseorang, di mana pemindai ini populer di kalangan bisnis, sekolah, dan pemerintah.
  • Biometrik wajah. Mengingat struktur dan wajah setiap orang berbeda, maka cara melacak wajah seseorang menggunakan biometrik adalah cara terbaik untuk mengidentifikasi seseorang.
  • Pengenalan suara. Nada dan suara setiap orang itu unik, dan pengenalan suara aman. Sistem ini akan mengidentifikasi rekaman suara awal selama autentikasi, di mana hal ini membantu mencegah pencurian identitas.

Baca juga: Pemanfaatan Biometric Face Recognition dalam Konteks Riil

Contoh Penerapan Autentikasi Biometrik Paling Populer

Autentikasi Biometrik Adalah
Sumber: Freepik

Autentikasi adalah sebuah proses, cara, dan juga tindakan yang dilakukan untuk membuktikan sesuatu secara autentik. Sementara itu, autentikasi biometrik adalah membuktikan sesuatu secara autentik dengan menganalisis karakteristik biologis dan fisiologis yang unik dari seseorang. Tujuan dari autentikasi biometrik adalah untuk mengonfirmasi identitas seseorang.  

Sebagai contoh, bank membutuhkan data biometrik para nasabah untuk memastikan bahwa benar nasabah tersebut adalah pemegang rekening. Setelah data biometrik berhasil diverifikasi, kemudian pihak bank bisa menyediakan berbagai layanan mereka kepada nasabah dari jarak jauh. Proses verifikasi ini tidak hanya selalu memanfaatkan biometrik wajah saja, namun juga otentikasi lain.

Berikut ini adalah lima jenis autentikasi biometrik yang paling populer di berbagai negara:

1. Fingerprint Scanning

Fingerprint scanning adalah jenis autentikasi biometrik fisik dengan menggunakan sidik jari, di mana verifikasi biometrik ini termasuk biometrik fisik karena memanfaatkan ciri fisik yang melekat pada diri seseorang. Sidik jari adalah ciri khas dari seseorang yang sudah dipastikan berbeda antara satu dengan yang lainnya. Penggunaan fingerprint scanning ini sangatlah luas, contoh yang paling sederhana adalah presensi karyawan di kantor. 

2. Voice Recognition

Verifikasi melalui pengenalan suara atau voice recognition juga termasuk dalam autentikasi biometrik yang banyak digunakan di berbagai negara. Voice recognition iin memanfaatkan suara khas dari seseorang untuk memastikan identitasnya, di mana metode ini sangat bermanfaat ketika Anda harus memverifikasi data diri seseorang yang lokasinya berjauhan. Sebagai contohnya adalah verifikasi nasabah bank yang akan membuka atau menutup rekening.  

3. Biometrik Iris Mata

Setiap orang memiliki iris mata yang berbeda, itulah kenapa iris mata juga bisa dijadikan sebagai salah satu metode untuk memverifikasi data diri seseorang. Hingga saat ini, metode autentikasi biometrik dengan menggunakan iris mata adalah salah satu yang paling akura, di mana autentikasi ini dilakukan dengan bantuan pemindai iris mata khusus.  

4. Biometrik Wajah

Autentikasi biometrik dengan menggunakan ciri yang melekat pada wajah memanfaatkan ciri khusus yang bisa jadi tolok ukur verifikasi identitas seseorang. Pertama, wajah seseorang akan direkam untuk mengenali ciri khusus darinya, di mana data rekaman ini kemudian disimpan dalam sebuah database sebagai kode matematika. Nantinya, data ini kemudian akan dijadikan sebagai perbandingan sekaligus verifikasi identitas seseorang itu di lain waktu. 

5. Handwriting Recognition

Coretan dan juga tarikan garis dari tulisan tangan seseorang ternyata juga bisa menjadi bahan verifikasi identitas, di mana metode autentikasi yang satu ini disebut sebagai handwriting recognition atau pengenalan melalui tulisan tangan. Pengenalan tulisan tangan atau tanda tangan didasarkan pada algoritma pengenalan pola atau metode matematis dari analisis kurva, karena sekumpulan titik dapat mewakili tanda tangan. 

Baca juga: Masa Depan Biometrics Technology dalam Industri

Autentikasi biometrik adalah proses yang amat penting demi memastikan dan mengonfirmasi identitas seseorang, di mana datanya dapat digunakan sebagai identitas digital untuk mencegah terjadinya fraud.

Verihubs hadir menawarkan solusi yang paling tepat untuk kebutuhan bisnis Anda dalam hal autentikasi biometrik. Dengan produk Biometric Verification yang ada, proses verifikasi menggunakan acuan biometrik wajah pengguna bisa berjalan dengan cepat, akurat, dan efisien.

Produk Biometric Verification yang ditawarkan oleh Verihubs ini terdiri dari dua fitur utama, yaitu Face Recognition dan Liveness Detection. Segera hubungi kontak layanan pelanggan Verihubs untuk memilih produk Verihubs yang paling sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda!

Artikel Terbaru Kami

ikd digital

Apa Itu IKD Digital? Verifikasi Identitas dengan Mudah!

pemasaran digital

Pemasaran Digital (Digital Marketing): Strategi dan Jenisnya

absensi digital sekolah

Studi Kasus: 4 Peranan Absensi Digital Sekolah dan Contohnya