Produk
Phone Number Verification
Phone Number Verification
Verifikasi nomor telepon pengguna secara real-time.
Phone Number Verification
Phone Number Verification
Identity Verification
Identity Verification
Verifikasi Identitas Pengguna dengan sumber data yang terpercaya.
Identity Verification
Identity Verification
Biometric Verification
Biometric Verification
Kenali identitas wajah pengguna dengan teknologi Artificial Intelligence.
Biometric Verification
Biometric Verification
Business Verification
Business Verification
Hindari risiko bisnis dengan mengenali rekan bisnis anda.
Business Verification
Business Verification
Employee Verification
Employee Verification
Verifikasi identitas lengkap untuk calon karyawan.

Proses Background Check dalam Rekrutmen Karyawan, Sepenting Apa?

background check

Memiliki karyawan dengan latar belakang yang jelas dapat memastikan keamanan perusahaan dari berbagai risiko keamanan. Proses background check perlu menjadi proses yang dilakukan dalam proses rekrutmen, sehingga perusahaan Anda tidak menyesal di kemudian hari.

Tapi apa sebenarnya yang dimaksud dengan background check itu sendiri? Apakah proses tersebut benar-benar penting untuk output rekrutmen yang dilakukan? Kemudian, apa saja tahapan yang dilakukan agar pemeriksaan latar belakang ini bisa berjalan optimal?

Untuk setiap pertanyaan tersebut, akan disajikan penjelasan singkat dalam artikel ini. Simak poin-poinnya, dan dapatkan informasi yang akan berguna untuk perusahaan Anda dalam proses rekrutmen!

Memahami Apa Itu Background Check

background check
Sumber: freepik.com

Secara sederhana background check merupakan tahapan yang dilakukan oleh HRD atau staf yang melakukan rekrutmen guna memeriksa apakah informasi yang diberikan calon karyawan di dalam CV-nya benar.

Pemeriksaan yang dilakukan antara lain dengan pemeriksaan pendidikan, informasi mengenai perusahaan sebelumnya, verifikasi identitas, verifikasi alamat, hingga verifikasi catatan pihak keamanan yang dapat dilakukan dengan mengacu pada database pihak terkait.

Untuk melakukan pengecekan ini diperlukan usaha yang tidak sedikit, serta sejumlah waktu, agar pengecekan yang dilakukan benar-benar  berhasil menemukan informasi valid untuk memastikan informasi yang diberikan oleh calon karyawan mengenai dirinya.

Prosedur ini awam dilakukan oleh perusahaan untuk memastikan bahwa calon karyawan yang akan diseleksi benar-benar merupakan calon aset yang sesuai dan tidak menyimpan potensi masalah di kemudian hari. Terlebih pada perusahaan yang mengelola data-data sensitif seperti perbankan, layanan keuangan, dan sebagainya, hal ini menjadi proses wajib yang dilakukan.

Mengapa Hal Ini Penting?

background check
Sumber: freepik.com

Proses pemeriksaan latar belakang menjadi penting untuk memastikan apakah calon karyawan merupakan orang yang jujur dalam memberikan informasi di CV-nya atau tidak. Selain itu, proses ini juga dapat mengungkap berbagai informasi tersembunyi yang bisa saja menjadi potensi masalah di kemudian hari.

Beberapa hal yang membuat proses background check menjadi penting antara lain adalah sebagai berikut.

  • Mengetahui mengapa calon karyawan berhenti dari pekerjaan sebelumnya
  • Mengetahui prestasi atau masalah calon karyawan di perusahaan sebelumnya
  • Mendapatkan informasi valid mengenai identitas dari calon karyawan
  • Memastikan bahwa latar belakang pendidikan dan pengalaman yang dimiliki valid, tidak dibuat-buat
  • Memastikan karyawan tidak memiliki catatan buruk pada database dari lembaga pemerintah, baik informasi sipil atau informasi catatan kejahatan
  • Menjadi langkah mitigasi pada calon karyawan yang berpotensi membahayakan data rahasia perusahaan

Proses ini wajib dijalankan sebab akan memberikan perusahaan informasi lengkap, selengkap-lengkapnya terkait calon karyawan yang akan direkrut. Dengan demikian perusahaan dapat melakukan penilaian objektif berdasarkan indikator yang sudah ditentukan sebelumnya.

Lalu Bagaimana Tahapan yang Dilakukan dalam Proses Tersebut?

background check
Sumber: freepik.com

Background check dilakukan oleh perusahaan sesuai dengan data yang ingin diketahui oleh perusahaan. Maka dari itu, variabel yang diperiksa mungkin saja berbeda antara satu perusahaan dengan perusahaan lainnya.

Secara umum setidaknya ada tujuh tahapan yang dilakukan dalam proses ini. Tahapan ini sifatnya tidak linier, dan bisa saja dilakukan tidak berurutan, sekali lagi, tergantung kebutuhan perusahaan terkait data yang diperlukan.

1. Akademik

Pengecekan yang pertama adalah terkait dengan riwayat pendidikan dari calon karyawan. Calon karyawan akan mencantumkan pendidikan terakhirnya, dan hal ini bisa dengan mudah dicek pada database milik lembaga pendidikan terkait.

2. Pekerjaan Sebelumnya

Latar belakang pekerjaan sebelumnya juga wajib dicek, karena ini bisa menyangkut kapabilitas dan kemampuan yang dimiliki calon karyawan Anda. Terlebih jika posisi yang dicari adalah posisi dengan kebutuhan kemampuan spesifik yang nilainya tinggi.

3. Reference Check

Petugas rekrutmen juga direkomendasikan untuk melakukan reference check pada manajer atau rekan kerja calon karyawan yang mengikuti tahap seleksi. Hal ini dapat memberikan informasi aktual mengenai performa dan perilaku calon karyawan di tempat kerja sebelumnya.

4. Verifikasi Skill 

Verifikasi ini dilakukan untuk memastikan skill set yang dimiliki calon karyawan dan dicantumkan pada CV. Verifikasi skill ini dapat dibuktikan dengan ujian berupa tes yang tersusun secara cermat atau sertifikat yang dimiliki calon karyawan.

5. Background Check untuk Riwayat Obat-Obatan

Yang dimaksud adalah pengecekan apakah calon karyawan memiliki riwayat penggunaan obat terlarang selama ia hidup atau berkarir. Hal ini bisa dilihat pada database dinas atau lembaga terkait, untuk memastikannya. Selain itu pengecekan ini juga dapat disertai dengan pemeriksaan fisik atau kebugaran, untuk posisi yang memerlukan kekuatan fisik pada titik yang ditentukan dengan alasan keamanan dan keselamatan kerja.

6. Pengecekan Media Sosial

Beberapa perusahaan juga memeriksa media sosial milik calon karyawan guna melihat bagaimana calon karyawan tersebut beraktivitas di media sosial yang dimilikinya. Apakah ia terafiliasi pada satu pihak atau organisasi, bagaimana kecenderungan konten yang diunggah, dan lain sebagainya.

7. Verifikasi Criminal Record

Salah satu verifikasi data yang paling diperlukan dalam hal rekrutmen jelas adalah mengenai criminal record. Seseorang yang pernah terjerat kasus hukum pidana akan memiliki catatan kriminal pada database milik kepolisian atau milik pihak lain. Jelas, calon karyawan seperti ini memiliki risiko yang harus ditanggung perusahaan jika diloloskan ke tahap penerimaan.

Lalu Bagaimana Cara Melakukan Background Check dengan Efektif?

Jawabannya adalah menggunakan produk verifikasi data yang disediakan oleh Verihubs. Dengan produk Employee Verification yang akan segera hadir, proses background check dapat dipercepat tanpa mengurangi akurasi dan validitas datanya. Produk ini sendiri akan hadir dalam waktu dekat untuk membantu proses rekrutmen karyawan yang Anda lakukan. Untuk informasi lebih lengkapnya, Anda dapat menghubungi layanan pelanggan kami sekarang juga. Tingkatkan validitas verifikasi data sekarang bersama Verihubs, dan maksimalkan semua kesempatan yang tersedia!