3 Proses Enkripsi Data secara Umum, Penting untuk Bisnis

enkripsi data

Upaya pengamanan transaksi dan komunikasi terus dilakukan, dan dikembangkan dari waktu ke waktu. Penggunaan model enkripsi data telah cukup lama diterapkan dalam berbagai media, dan terdengar awam untuk user secara umum.

Sebagai perusahaan yang menyediakan layanan dalam berbagai sektor, jelas Anda wajib paham apa itu enkripsi data. Cara kerja, fungsi, hingga contoh penerapannya di dunia nyata, sehingga Anda memiliki pemahaman atas metode yang terbilang cukup aman ini.

Baca Juga: 4 Benefit Jika Menerapkan OCR Scan pada Bisnis

Mari Mulai dengan Mengenal Apa Itu Enkripsi Data

enkripsi data
Sumber: freepik.com

Untuk memahami enkripsi data, Anda dapat melihatnya sebagai proses mengacak data sehingga data hanya dapat dipahami oleh orang yang memiliki hak legal saja. Teknisnya, enkripsi akan berarti sebuah proses mengubah data plaintext, atau teks yang dapat dipahami oleh manusia sebagai user, menjadi bentuk ciphertext, yakni bentuk teks atau data yang tidak dapat dipahami manusia sebagai user.

Proses ini tidak secara total melakukan pengacakan data secara penuh, namun tetap menggunakan acuan yang disebut dengan cryptographic key. Acuan ini adalah string karakter dalam sistem algoritma enkripsi, yang dapat membantu pengacakan data namun dalam pola yang tetap dapat kembali disusun.

Nantinya acuan data tersebut akan ‘disepakati’ oleh pengirim dan penerima data terenkripsi, yang ini yang membuat data terkunci dalam proses pengirimannya sehingga tidak dapat dibuka oleh sembarang pihak.

Bagaimana Cara Kerja dari Enkripsi Ini?

enkripsi data
Sumber: freepik.com

Secara mendasar akan terdapat tiga tahapan dalam proses enkripsi serangkaian data yang digunakan ini. Prosesnya dimulai dari pembuatan pesan, kemudian pengacakan pesan untuk dikirim, dan penyusunan kembali pesan di perangkat penerima dengan acuan kode yang sama.

1. Pembuatan Pesan

Pesan atau data akan dibuat dengan tujuan tertentu oleh pembuat atau pengirim data. Data ini akan berisi informasi mengenai suatu hal, yang sifatnya tergolong rahasia dan hanya ditujukan pada penerima yang dimaksudkan saja.

2. Pengacakan Pesan

Setelah data disusun, maka proses pengiriman akan dilakukan. Pada proses pengiriman ini, data akan diacak dengan pola tertentu yang juga dipahami oleh perangkat atau aplikasi dari penerima pesan. Data akan ditransmisikan dalam bentuk yang tidak dapat dibaca oleh pihak lain, atau tidak memiliki arti yang jelas selama di perjalanan ini.

3. Penyusunan Kembali

Ketika sampai di tujuan, maka data yang berbentuk acak tadi akan kembali disusun menggunakan sistem pengacakan yang sama. Hasilnya, data akan kembali ke bentuk data yang dapat dibaca oleh penerima, serupa dengan data yang dikirimkan oleh pengirim tadi.

Enkripsi data ditujukan sebagai sebuah metode perlindungan atas data atau pesan yang disampaikan dari satu user ke user lain, sehingga dalam perjalannya tidak mengalami intervensi atau penyalahgunaan oleh pihak yang tidak berwenang ketika berhasil masuk pada jaringan yang digunakan.

Meski demikian, jaringan yang digunakan ini idealnya telah memiliki proteksi ganda yang dapat menjamin keamanan transaksi data, sebagai hal mendasar dalam penyediaan jaringan yang telah diselenggarakan.

Fungsi dari Enkripsi Data dalam Transaksi

enkripsi data
Sumber: freepik.com

Jika dijabarkan sedikitnya akan terdapat tiga fungsi dari proses enkripsi ini.

  • Pertama, terkait kerahasiaan data. Hal ini secara mendasar dilakukan dengan tujuan agar data atau informasi yang dimiliki tidak dapat dibaca oleh pihak lain yang tidak secara legal menjadi penerima pesan.
  • Kedua, menghindari penyadapan. Fungsi kedua dilakukannya enkripsi adalah agar data yang ditransmisikan ke perangkat user tujuan tidak mengalami penyadapan. Pun ketika hal ini terjadi, data yang disadap tidak akan dapat digunakan sebab berbentuk acak.
  • Ketiga, penggunaan data sesuai tujuan awal. Enkripsi ditujukan agar data yang dikirimkan dapat digunakan sesuai dengan tujuan awal dan tidak disalahgunakan. Maka dari itu, fungsi dari proses ini adalah untuk menjamin data sampai ke penerima yang dituju dan digunakan sesuai dengan tujuan awal.

Contoh Penerapan Enkripsi dalam Praktek Industri

enkripsi data
Sumber: freepik.com

Jika melihat penggunaannya di dunia industri, cukup banyak contoh yang bisa diangkat. Misalnya saja penggunaan jenis enkripsi SSL pada website kekinian. Jika Anda sadar, website resmi biasanya memiliki awalan ‘https’ dan tidak sekedar ‘http’ saja. Disematkan pula logo gembok pada bagian bar alamat website, sebagai tanda bahwa website tersebut telah menggunakan sistem yang terenkripsi.

Kemudian penggunaannya pada aplikasi chat dengan jenis E2EE yang merupakan singkatan dari end-to-end-encrypted. Anda dapat menemukannya di aplikasi seperti WhatsApp, yang berguna untuk melindungi pesan agar tidak bocor ke pihak lain.

Dalam konteks fintech, enkripsi data juga dapat dilihat pada proses chat antara user dengan CS yang Anda sediakan. Jelas data terkait user adalah data yang tidak boleh bocor, sebab terdapat privasi di dalamnya. Maka dari itu, penggunaan enkripsi E2EE menjadi krusial dalam hubungannya dengan pelayanan pelanggan ini.

Baca Juga: Enkripsi adalah Kunci Pengamanan Data di Era Digital, Ini Cara Kerjanya! 

Itu tadi sekilas mengenai enkripsi data yang dapat disampaikan. Sekarang Anda sudah paham bukan betapa pentingnya fitur ini dalam layanan yang Anda sediakan? Selain melindungi keamanan data pelanggan, fitur ini juga membantu sistem akan dapat membuat koridor hubungan yang aman dengan pelanggan, tanpa ada risiko kebocoran dan penyalahgunaan data pelanggan Anda oleh pihak lain.

Verihubs, sebagai perusahaan penyedia produk verifikasi, paham benar betapa enkripsi data sangat penting untuk menjamin data milik pelanggan. Senada dengan hal itu, produk yang disediakan Verihubs juga siap membantu Anda mengoptimalkan perlindungan pada akses yang dimiliki pelanggan, dengan berbagai sistem verifikasi yang solid. Anda dapat dengan mudah menghubungi layanan pelanggan kami untuk informasi lengkap terkait setiap produk yang tersedia. Segera gunakan Verihubs, dan lindungi akses pelanggan Anda ke akun yang dimiliki dengan sistem solid dan akurat!

Artikel Terbaru Kami

ikd digital

Apa Itu IKD Digital? Verifikasi Identitas dengan Mudah!

pemasaran digital

Pemasaran Digital (Digital Marketing): Strategi dan Jenisnya

absensi digital sekolah

Studi Kasus: 4 Peranan Absensi Digital Sekolah dan Contohnya