Penggunaan Face Profiling dalam Identifikasi Pelaku Kriminal

face profiling

Jika mendengar kata face profiling atau face recognition, apa yang ada pada benak Anda? Apakah kemampuan sistem dapat mengenali user yang Anda miliki? Atau justru manfaatnya dalam melakukan verifikasi ketika diperlukan pendaftaran dengan menggunakan kartu identitas yang asli?

Sebenarnya, teknologi face profiling dan face recognition sendiri memiliki manfaat yang sangat luas. Meski secara harfiah hanya dapat melakukan pengenalan dan pencatatan profil wajah secara detail, namun aplikasinya di berbagai segmen kehidupan dapat benar-benar menyeluruh.

Salah satu bidang yang kini tengah melakukan penerapan secara masif adalah pada sektor keamanan masyarakat.

Baca Juga: Ada Banyak Keunggulan Teknologi Biometrik, Pilih Verihubs!

Berbagai Riset Terkait

face profiling

Sumber: freepik.com

Tidak sedikit ilmuwan yang menyatakan bahwa terdapat cara untuk memprediksi potensi perilaku kriminal seseorang dari faktor profil wajah yang dimilikinya. Hal ini diungkapkan salah satunya oleh ilmuwan dari Harrisburg University di awal Mei 2020 lalu.

Setidaknya terdapat beberapa peneliti yang mengembangkan perangkat pengenalan wajah otomatis yang dapat memprediksi apakah seseorang akan menjadi seorang kriminal atau tidak di masa yang akan datang. Teknologi ini berbasis pada apa yang disebut face profilling, untuk mengetahui indikasi yang muncul dan kecenderungan pada wajah seseorang.

Hal ini juga ternyata dapat digunakan untuk membantu aparat keamanan, dalam mengidentifikasi pelaku kejahatan yang berkeliaran. Dipadukan dengan perangkat CCTV atau kamera yang tersebar di banyak titik strategis, data yang diperoleh akan sangat besar sehingga memudahkan pencarian kriminal yang masih buron.

Teknologi Face Profiling dan Face Recognition

face profiling

Sumber: freepik.com

Dua teknologi ini sendri sebenarnya merupakan sistem yang saling berkesinambungan. Sementara yang pertama disebutkan bertujuan untuk mengidentifikasi dan mencatat seluruh profil wajah seseorang secara detail, teknologi kedua digunakan untuk menemukan kecocokan antara data yang dimasukkan dengan data yang dimiliki pada direktori yang sudah ada.

Teknologi ini kemudian berkembang pesat dengan bantuan kecerdasan buatan, yang dapat meningkatkan performa dari pemindaian dan pencatatan profil wajah, serta kecepatan dan akurasi pencocokannya dengan data yang ada di database.

Menggunakan berbagai jenis data yang dimasukkan, data yang dimiliki sistem akan menjadi semakin lengkap dan komprehensif, memungkinkan aparat keamanan melakukan pelacakan pada pelaku kriminal yang masih buron, yang wajahnya terekam kamera pengawas atau gambar di sebuah lokasi.

1. Face Profiling

Teknologi ini sendir ditujukan untuk melakukan pendataan detail pada profl wajah yang dimiliki seseorang guna mendapatkan data lengkap terkait orang tersebut. Prosesnya dilakukan dengan memasukkan data berupa gambar atau video, sesuai dengan yang dibutuhkan sistem.

Dalam waktu singkat, sistem dapat mengukur berbagai objek yang ada di wajah. Mulai dar lebar dan tebal bibir, ukuran hidung, kedalaman rongga mata, jarak antara mata dan telinga, dan berbagai jenis data lainnya.

Data ini dipastikan unik dan tidak mungkin sama antara satu orang dengan orang lainnya, sehingga dapat menjadi acuan guna mengkonfirmasi identitas seseorang dengan membandingkan data yang ada dengan hasil pemindaian terbaru.

2. Face Recognition

Data yang diperoleh dari proses profiling kemudian akan menjadi basis data dan identitas seseorang di dalam sistem. Face recognition dapat digunakan untuk mencocokkan data masukkan ke sistem, dan data yang telah dimiliki.

Proses pencocokan ini berlangsung demikian cepat berkat bantuan AI dalam mendeteksi kesamaan profil wajah dan database. Dalam waktu singkat, identitas dari seseorang dapat diketahui secara jelas. Bilamana data yang diperlukan kurang lengkap, maka output yang dihasilkan adalah range wajah orang-orang yang memiliki kemiripan dengan data terbatas yang didapatkan dan dimasukkan ke sistem.

Identifikasi Pelaku Kriminal

face profiling

Sumber: freepik.com

Teknologi ini kemudian dimanfaatkan untuk membantu aparat kepolisian atau pihak berwajib lain, guna mendapatkan identitas dari pelaku kriminal. Seperti yang Anda pahami di berbagai tempat umum sudah terpasang kamera pengawas yang siap sedia mereka berbagai aktivitas di titik-titik tersebut.

Ketika terjadi tindak kejahatan dan pelaku berhasil melarikan diri, maka hasil video dari CCTV tersebut dapat digunakan sebagai acuan dalam mencari identitas pelaku. Dengan kecanggihan teknologi, hal ini dapat terjadi dengan cara yang tidak terlalu sulit, untuk mencari kecocokan antara citra pelaku yang didapatkan dari berbagai kamera pengawas dan dibandingkan dengan apa yang ada di database.

Pembandingan ini akan berlangsung singkat, dan memberikan aparat daftar wajah yang memiliki kemiripan dengan wajah pelaku. Proses penyelidikan akan berlangsung lebih cepat, berkat bantuan kedua teknologi ini.

Baca Juga: AI Face Recognition, Kini dan Nanti 

Untuk mendapatkan teknologi sejenis dengan dukungan AI, Anda sebenarnya tidak perlu repot mencari. Face profiling dan face recognition dapat Anda peroleh dengan mudah, pada produk andalan milik Verihubs, yakni pada Face Recognition yang masuk ke kategori produk Biometric Verification. Produk ini dapat menjadi solusi cepat dalam memverifikasi kemiripan wajah yang diinginkan dalam hitungan detik, sehingga sangat membantu berbagai proses identifikasi dan verifikasi identitas. Anda dapat menghubungi layanan pelanggan kami sekarang juga untuk mengetahui lebih jauh mengenal detail produknya. Gunakan produk handal dari Verihubs, dan dapatkan optimasi kinerja verifikasi yang berada di level berbeda!

Artikel Terbaru Kami

biometrik inklusif

Biometrik Inklusif: Memperkuat Keamanan Industri Keuangan

Mengenal Apa Itu CFT dalam Melawan Pendanaan Terorisme

modus penipuan terbaru

Waspada! 5 Modus Penipuan Terbaru Salah Satunya dari WA!