Ini Dia 7 Info Pribadi yang Tidak Boleh Dibagikan secara Sembarangan

July 25, 2022
Ini Dia 7 Info Pribadi yang Tidak Boleh Dibagikan secara Sembarangan

Data atau info pribadi menjadi satu hal yang berharga belakangan ini. Fenomena tersebut muncul karena data seperti ini merupakan data yang diperlukan untuk mengakses akun digital, melakukan konfirmasi transaksi, dan proses lain secara digital sebagai bentuk pengamanan ganda.

Apa maksudnya?

Pengamanan ganda yang dimaksud adalah sistem pengamanan yang diberikan dengan cara mengkonfirmasi menggunakan data pribadi, untuk memastikan akses atau aktivitas apapun terkait sebuah akun dilakukan oleh pemilik asli akun tersebut. Ini mengapa, kerahasiaan info pribadi harus dijaga, dan jangan sampai dibagikan atau bocor dan diketahui orang lain.

Lalu jika dicermati, jenis info pribadi seperti apa yang tidak boleh dibagikan di internet secara sembarangan?

Anda bisa melihatnya dalam poin singkat berikut ini.

1. Tanggal Lahir Pengguna

Tanggal lahir menjadi salah satu kombinasi yang banyak digunakan dalam membuat password atau melakukan verifikasi suatu akses. Maka dari itu, jenis informasi pribadi ini jangan sampai dibagikan secara terbuka ke media sosial atau ruang publik.

Hal ini juga yang menjadi dasar mengapa tanggal lahir sangat tidak disarankan untuk dijadikan password atau bahan verifikasi, karena kini pengungkapan tanggal lahir bisa dilakukan secara otomatis oleh media sosial, berdasarkan informasi yang dimasukkan user.

Hindari pembagian tanggal lahir secara terbuka, dan sebisa mungkin jangan gunakan kombinasinya untuk password suatu akses.

2. Nomor Telepon Pribadi

info pribadi
Sumber: freepik.com

Dalam aktivitas bisnis, tentu selalu ada nomor telepon yang Anda cantumkan untuk bisa dihubungi. Namun demikian tak jarang nomor ini menggunakan nomor pribadi, yang seharusnya hanya digunakan untuk urusan pribadi saja.

Setidaknya, filter penggunaan nomor telepon ini bisa menjadi penyaring awal untuk urusan pribadi atau bisnis. Ketika nomor telepon pribadi tersebar, maka user tidak lagi bisa membedakan urusan bisnis, pribadi, atau bahkan upaya melakukan scamming.

Informasi ini juga tidak boleh dibagikan ke ruang publik dalam konteks apapun tanpa menyadari dan menerima resikonya.

3. Nama Ibu Kandung atau Orang Tua

Mengapa nama ibu kandung menjadi info pribadi yang tidak boleh dibagikan? Karena dalam pembuatan akun perbankan, nama ibu kandung menjadi salah satu informasi yang digunakan untuk melakukan verifikasi data pengguna. Maka dari itu, sifatnya akan sangat pribadi dan tidak boleh diketahui secara luas dalam konteks dunia maya.

Nama ibu kandung atau orang tua biasanya diminta sebagai konfirmasi akhir dalam mengurus masalah perbankan. Idealnya, nama lengkap ibu kandung ini hanya diketahui keluarga dekat, serta lembaga legal lainnya.

4. Alamat Tempat Tinggal

info pribadi
Sumber: freepik.com

Resiko keamanan akan meningkat ketika seseorang membagikan secara terbuka alamat tempat tinggalnya saat ini. Selain bisa diketahui secara spesifik oleh orang lain yang mungkin memiliki niat jahat, hal ini juga akan mengurangi kenyamanan tinggal di alamat yang dicantumkan.

Tindakan seperti perampokan misalnya, atau pengiriman paket dari pihak tidak bertanggungjawab untuk keuntungan pribadi atau penipuan, rentan terjadi dengan berbekal data alamat tempat tinggal milik pengguna.

5. Gambar Paspor, SIM, KTP, atau Identitas Pribadi Lain

Semua jenis kartu identitas dan buku identitas, sangat tidak disarankan untuk diunggah atau dibagikan di media sosial atau internet secara umum. Hal ini jelas karena semua berkas tersebut mengandung informasi sangat pribadi dan sifatnya rahasia.

Nomor KTP, paspor, SIM, atau identitas lain rentan disalahgunakan oleh pihak tidak bertanggungjawab untuk kepentingan pribadi. Saat hal ini terjadi, yang dirugikan adalah pemilik asli dari identitas tersebut karena akan dimintai pertanggungjawaban dalam berbagai bentuk.

6. Informasi Terkait Data Keuangan

info pribadi
Sumber: freepik.com

Info pribadi berikutnya yang tidak boleh dibagikan ke internet adalah terkait dengan data dan informasi keuangan. Mulai dari kartu kredit, kartu debit, buku tabungan, saldo bank, gaji, nomor rekening pensiun, dan sebagainya, sangat rentan pada tindak kejahatan.

Informasi seperti ini, ketika diunggah ke internet, bisa digunakan oleh pihak jahat untuk melakukan penipuan atau bahkan pencurian. Tindakan ini sudah sering terjadi akibat kelalaian user, sehingga selalu diingatkan untuk memastikan keamanan data tersebut.

7. Info Pribadi Berupa Lokasi Terkini

Yang dimaksud dengan informasi lokasi terkini adalah ketika user berada di rumah atau tempat tinggal. Memberikan informasi lokasi menjadi sebuah tren yang digemari banyak orang, terutama saat datang ke tempat atau lokasi wisata atau memiliki nilai tersendiri. Namun hal ini tidak disarankan ketika user berada di rumah, karena dapat membocorkan alamat tempat tinggal pada publik secara luas.