Cara Kerja dan Use Case Pendeteksi Kemiripan Wajah

pendeteksi kemiripan wajah

Untuk membantu proses verifikasi yang diperlukan sebuah bisnis, metode pencocokan atau pendeteksi biometrik turut digunakan dan mulai populer. Salah satu dari penerapan metode ini adalah sistem pendeteksi kemiripan wajah yang terintegrasi dengan database milik perusahaan.

Pada prosesnya, pendeteksi kemiripan wajah akan melalui beberapa tahapan besar, seperti face verification dengan perbandingan 1:1, face identification dengan perbandingan 1:N, baru kemudian verifikasi dan identifikasi.

Lebih lengkap terkait cara kerja, fungsi, dan contoh penerapannya dapat Anda cermati dalam penjelasan di bawah ini.

Baca Juga: Teknologi Zaman Now, Bagaimana Cara Kerja Face Unlock?

Pertama, Terkait 3 Tahapan Utamanya

pendeteksi kemiripan wajah
Sumber: freepik.com

1. Tahapan 1:1 Face Verification

Tahapan pertama ini juga dikenal sebagai tahapan pencocokan 1:1, digunakan untuk mengkonfirmasi wajah seseorang untuk kemudian sistem akan mencocokannya. Langkah ini dilakukan untuk memverifikasi gambar yang diambil dari perangkat pemindai dengan data gambar yang sudah disimpan sebelumnya.

2. Tahapan 1:N Face Identification

Identifikasi wajah juga disebut dengan pengenalan 1:N atau 1:banyak. Pencocokan dilakukan ketika sistem mengambil wajah yang tidak dikenal dan membandingkannya dengan data yang ada di database, yang berisi banyak wajah yang dikenal guna menentukan identitas orang yang tidak dikenal ini. Pengambilan citra dapat dilakukan secara sadar, atau melalui citra yang didapat lewat kamera CCTV.

3. Verifikasi dan Identifikasi

Pendeteksi kemiripan wajah kemudian sampai pada tahap verifikasi dan identifikasi. Verifikasi sendiri adalah proses pencocokan masukan hasil pemindaian foto dengan fotor yang sudah ada di dalam database.

Sedangkan identifikasi digunakan untuk membandingkan foto wajah yang didapatkan dengan seluruh wajah yang tersimpan di dalam database. Tujuannya untuk mencari kecocokan dengan ciri yang tampak pada citra yang dimasukkan.

Cara Kerja Pendeteksi Kemiripan Wajah

pendeteksi kemiripan wajah
Sumber: freepik.com

Pada dasarnya, pendeteksi kemiripan wajah masuk dalam jenis face identification, karena tujuan utama yang dimiliki dari proses ini adalah mencari adanya kemiripan wajah yang didapatkan dari citra sebuah masukan, dengan data yang ada di database secara luas.

  • Pertama, sistem akan membutuhkan masukan citra, baik dari citra yang diambil secara sengaja, atau citra lain yang diambil melalui kamera pengawas, foto acak, atau citra lain
  • Kedua, sistem akan memproses citra yang telah dimasukkan, dan berusaha mencari karakter wajah dalam citra tersebut. Sistem akan mengeliminir objek lain yang dideteksi bukan sebagai wajah.
  • Ketiga, setelah citra wajah didapatkan, sistem akan berusaha memetakan dan mendata profil wajah yang didapat ini. Semakin jelas citra yang dimasukkan maka semakin akurat profil wajah dapat didata oleh sistem.
  • Keempat, data yang sudah didapatkan ini kemudian dibandingkan dengan seluruh citra yang dimiliki pada database, untuk mencari kemiripan antara data yang dipindai dari citra dan data yang ada di database.
  • Kelima, proses pencocokan akan berjalan. Ketika data yang diperoleh dari citra masukan cukup detail, idealnya pencocokan akan berjalan lebih akurat. Ketika data yang didapatkan kurang detail, maka output dari pencocokan akan berupa opsi beberapa wajah yang sudah disimpan sebelumnya.
  • Keenam, proses selesai, dan user bisa memutuskan kira-kira wajah mana yang cocok diantara opsi yang ditemukan oleh sistem.

Akurasi pencocokan pendeteksi kemiripan wajah ini akan bergantung pada citra yang didapatkan sebagai modal awal dalam pencarian data. Semakin baik dan detail citra yang diperoleh, maka semakin akurat pula proses pencocokan yang dihasilkan.

Pada citra yang sangat detail, pencocokan dapat menghasilkan output berupa satu wajah orang secara spesifik.

Fungsi dari Sistem Seperti Ini

pendeteksi kemiripan wajah
Sumber: freepik.com

Fungsi yang dimiliki dari sistem pendeteksi kemiripan wajah jelas adalah untuk mencari identitas orang yang citranya tertangkap oleh perangkat pemindai, atau yang citranya dimasukkan ke dalam sistem.

Dalam waktu singkat, AI dapat menganalisis profil wajah yang dimasukkan dan dikonversi menjadi deret data numerik unik. Data ini yang akan jadi modal untuk mencari kemiripan wajah yang ada di citra, dengan data wajah yang ada di database.

Fungsi ini kemudian dikembangkan lebih jauh sesuai dengan tujuan dan kebutuhan user dalam menggunakan teknologi tersebut.

Use Case Pendeteksi Kemiripan Wajah

pendeteksi kemiripan wajah
Sumber: freepik.com

Cukup banyak praktek penggunaan pendeteksi kemiripan wajah ini di kehidupan masyarakat kekinian. Salah satu yang paling jelas adalah pada sektor keamanan, yang dapat digunakan oleh pihak berwajib dalam melakukan aktivitasnya.

Misalnya dalam rangka pencarian orang hilang. Pihak berwajib dapat mendeteksi keberadaan orang yang memiliki karakter wajah mirip dengan orang yang dicari melalui rekaman CCTV atau rekaman citra lain yang didapatkan dari publik. Jelas, hal ini memiliki regulasi yang ketat, sehingga penggunaannya diawasi oleh hukum dan hanya dapat digunakan secara terbatas pada ranah kepentingan aparat penegak hukum saja.

Pada contoh lain, pendeteksi kemiripan wajah juga dapat dilakukan dalam usaha identifikasi dan pencarian pelaku kejahatan. Dengan teknologi yang dimiliki, pihak berwajib dapat dengan cepat mendeteksi keberadaan pelaku kriminal dan segera melakukan penangkapan.

Baca Juga: Mengenal Fungsi Faceprint dalam Proses Face Recognition 

Itu tadi kira-kira sekilas pembahasan penggunaan dan cara kerja pendeteksi kemiripan wajah. Teknologi ini juga terus dikembangkan dan berevolusi menjadi model pengenalan wajah, yang dapat mencocokkan profil wajah user dengan data yang sudah dimiliki pada database guna menjalankan proses verifikasi. Untuk urusan ini, Verihubs menyediakan produk yang dapat membantu proses verifikasi Anda, dengan Face Recognition. Produk ini didukung dengan teknologi solid yang dapat mengenali ciri biometrik user, sehingga proses verifikasi berjalan dengan akurat dan cepat. Berkat bantuan AI dalam sistemnya, Verihubs mampu memberikan pengalaman user yang jauh lebih baik sehingga meningkatkan kepuasan pelanggan. Segera hubungi layanan pelanggan kami sekarang, dan dapatkan informasi lebih lengkap mengenai produk-produk Verihubs sekarang juga!

Artikel Terbaru Kami

biometrik inklusif

Biometrik Inklusif: Memperkuat Keamanan Industri Keuangan

Mengenal Apa Itu CFT dalam Melawan Pendanaan Terorisme

modus penipuan terbaru

Waspada! 5 Modus Penipuan Terbaru Salah Satunya dari WA!