Produk
Phone Number Verification
Phone Number Verification
Verifikasi nomor telepon pengguna secara real-time.
Phone Number Verification
Phone Number Verification
Identity Verification
Identity Verification
Verifikasi Identitas Pengguna dengan sumber data yang terpercaya.
Identity Verification
Identity Verification
Biometric Verification
Biometric Verification
Kenali identitas wajah pengguna dengan teknologi Artificial Intelligence.
Biometric Verification
Biometric Verification
Business Verification
Business Verification
Hindari risiko bisnis dengan mengenali rekan bisnis anda.
Business Verification
Business Verification
Employee Verification
Employee Verification
Verifikasi identitas lengkap untuk calon karyawan.

4 Jenis dan Fungsi SKCK beserta Cara Cek Keasliannya

skck adalah

Apa itu SKCK? Surat Keterangan Catatan Kepolisian yang merupakan singkatan dari SKCK adalah surat yang menunjukkan bahwa seseorang tidak pernah terlibat dalam tindak kejahatan. Surat keterangan ini dikeluarkan oleh kepolisian lewat satuan Intelkam. Ketika seorang WNI mengajukan permohonan pembuatan SKCK, maka pihak kepolisian akan menerbitkannya. Surat keterangan ini akan menerangkan bahwa pemohon tidak pernah tersangkut kasus kriminal.

Lantas, mengapa seseorang perlu memiliki SKCK? Surat keterangan yang berasal dari kepolisian ini mempunyai fungsi atau kegunaan untuk memenuhi persyaratan administrasi. Khususnya untuk syarat lamaran pekerjaan di lembaga pemerintahan maupun swasta. Bahkan ada beberapa sekolah atau perguruan tinggi yang meminta surat keterangan ini sebagai salah satu syarat masuk atau mendaftar. Tidak hanya itu, pengurusan paspor juga memerlukan SKCK. Bahkan, SKCK juga diperlukan untuk orang-orang yang ingin mencalonkan diri sebagai calon DPRD, Bupati, Kepala Desa, anggota TNI atau Polri. 

Fungsi SKCK yang Wajib Diketahui

skck adalah
Sumber: Freepik

SKCK adalah surat yang harus diajukan terlebih dahulu oleh pemohon baru bisa diterbitkan oleh pihak kepolisian. Tentunya, surat keterangan ini memiliki banyak fungsi. Jika ingin membuat SKCK, pastikan mengetahui kegunaan SKCK tersebut.  Sebab, fungsi SKCK akan berbeda sesuai dengan tempat penerbitan. Berikut ini adalah fungsi dari SKCK selengkapnya.

1. SKCK di Polsek (Kepolisian Sektor)

Penerbitan SKCK dari Kepolisian Sektor alias Polsek dapat difungsikan sebagai surat keterangan untuk pencalonan kepala desa, sekretaris desa, melamar pekerjaan, melanjutkan sekolah, hingga mengajukan pindah alamat. 

2. SKCK di Polres (Kepolisian Resor)

Jika ingin melamar CPNS, maka bisa mengajukan permohonan penerbitan SKCK di Kepolisian Resor alias Polres. Selain untuk kepentingan pendaftaran CPNS, surat keterangan dengan penerbitan dari Polres juga bisa digunakan untuk melamar menjadi anggota TNI/Polri, mengajukan pencalonan pejabat publik dan anggota legislatif tingkat kabupaten, melamar pekerjaan, dan masih banyak lagi.

3. SKCK di Polda (Kepolisian Daerah)

Sedangkan pengajuan permohonan SKCK di Kepolisian Daerah alias Polda dapat digunakan untuk berbagai keperluan. Di antaranya adalah untuk melamar pekerjaan, mendapatkan paspor dan visa, melamar menjadi notaris, bekerja di luar negeri, mengajukan pencalonan pejabat publik, anggota legislatif tingkat provinsi, kepala daerah tingkat provinsi, serta melanjutkan sekolah.

4. SKCK di Mabes Polri (Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia)

Apabila pengajuan permohonan SKCK dilakukan di Mabes Polri, surat ini bisa digunakan untuk keperluan pencalonan presiden dan wakil presiden, anggota legislatif, eksekutif, yudikatif, lembaga pemerintahan tingkat pusat. Selain itu juga untuk penerbitan izin tinggal tetap di luar negeri, penerbitan visa, adopsi anak bagi pemohon WNA, persyaratan melanjutkan sekolah ke luar negeri, hingga naturalisasi.

Apakah SKCK Ada Masa Berlakunya?

Perlu diketahui bahwa masa berlaku SKCK adalah selama enam bulan saja, terhitung sejak tanggal surat tersebut diterbitkan dan dapat diperpanjang jika dibutuhkan. Apabila SKCK sudah habis masa berlakunya selama kurang dari satu tahun, maka surat keterangan tersebut masih bisa diperpanjang. Namun apabila SKCK masa berlakunya sudah habis selama lebih dari satu tahun, maka wajib membuat SKCK yang baru.

Sebagian orang mungkin bertanya, apakah seseorang yang pernah melakukan tindak pidana dapat mengurus SKCK? Seseorang yang pernah melakukan tindak pidana tetap diperbolehkan untuk mengurus SKCK. Hanya saja perbedaannya adalah, di dalam SKCK tersebut ada keterangan dari kepolisian berupa tindak pidana yang pernah dilakukan.

Bagaimana Cara Mengecek Keaslian SKCK?

skck adalah
Sumber: Freepik

Mengingat SKCK adalah dokumen penting, maka mengecek keasliannya perlu dilakukan oleh perusahaan dalam rangka screening karyawan. Perlu dipahami, bahwa ada banyak detail yang disamarkan pada kertas SKCK sebagai security. Yang mudah dilihat adalah tulisan SKCK berlubang pada pojok kiri bawah. Kemudian, selain watermark bertuliskan INTELKAM, tulisan yang dicetak pada huruf INTELKAM juga dimodifikasi sehingga pada saat SKCK difotokopi akan muncul tulisan COPY. Tanda lainnya adalah, pada SKCK lama terdapat serpihan benang berwarna sebagai security paper seperti pada materai dan watermark Garuda Pancasila tersebar rata dengan ukuran yang agak kecil seperti pada ijazah. Sementara itu, pada SKCK yang baru watermark-nya lebih besar dan dalam satu baris hanya terdiri dari 1 gambar Garuda Pancasila dan 1 tulisan POLRI, dengan logo kepolisian dicetak dalam warna emas.

Patut diwaspadai, satu hal yang sering dipalsukan dalam fotokopi SKCK adalah tahun pembuatannya. Maka dari itu, memerhatikan kapan tahun berlaku dan tahun pada nomor pembuatan SKCK wajib dilakukan. Jika blanko SKCK habis biasanya akan menggunakan kop surat kepolisian dengan tebal sekitar 80 gram, dan logo polisi tercetak dengan warna kuning non glossy.

SKCK adalah dokumen penting yang dilengkapi dengan pengamanan yang valid, dengan beberapa lapis tingkat pengamanan. Pengamanan ini layaknya mata uang rupiah Indonesia yang memiliki pengamanan sendiri untuk menjamin keaslian seperti watermark yang tampak apabila diterawang ke arah cahaya. Begitu pula dengan Lembar Blangko SKCK yang memiliki pengamanan sendiri untuk menjamin keasliannya, seperti yang telah disebutkan di atas. 

Pentingnya Melakukan Screening Calon Karyawan

Pada saat melakukan proses rekrutmen, sangat penting untuk memastikan apakah calon karyawan memiliki riwayat yang buruk atau tidak. Selain mengecek keaslian SKCK, Anda juga perlu memastikan bahwa calon karyawan tervalidasi bebas dari riwayat penipuan hingga transaksi palsu dengan mengeceknya via Fraud Check Verihubs. Dengan layanan Employee Verification dari Verihubs ini, Anda bisa menghindari penipuan dengan memeriksa jejak kriminal secara lebih akurat.

Fraud Check Verihubs dapat memeriksa sejarah kriminal seseorang yang tercatat negara hanya dengan penginputan akun bank. Keunggulan dari layanan ini, di antaranya adalah jejak kriminal dapat dicek tanpa adanya bias, terintegrasi dengan database pemerintah Indonesia, hingga proses pengecekan secara real-time. Pelajari lebih jauh mengenai berbagai solusi yang ditawarkan oleh Verihubs, klik di sini!