Produk
Phone Number Verification
Phone Number Verification
Verifikasi nomor telepon pengguna secara real-time.
Phone Number Verification
Phone Number Verification
Identity Verification
Identity Verification
Verifikasi Identitas Pengguna dengan sumber data yang terpercaya.
Identity Verification
Identity Verification
Biometric Verification
Biometric Verification
Kenali identitas wajah pengguna dengan teknologi Artificial Intelligence.
Biometric Verification
Biometric Verification
Business Verification
Business Verification
Hindari risiko bisnis dengan mengenali rekan bisnis anda.
Business Verification
Business Verification
Employee Verification
Employee Verification
Verifikasi identitas lengkap untuk calon karyawan.

6 Cara Selfie yang Benar Agar Lolos Verifikasi Akun, Cek di Sini!

cara selfie

Pendaftaran berbagai macam akun, melakukan transaksi, hingga pembukaan rekening bank kini dapat dilakukan dengan praktis hanya dalam genggaman tangan menggunakan smartphone. Ada satu proses verifikasi data pribadi yang perlu dilalui oleh setiap pengguna, salah satunya adalah foto selfie dan KTP. Ternyata, ada cara selfie yang benar agar lolos verifikasi akun, lho!

Terkadang, pengguna gagal melewati tahap verifikasi wajah sebagai pengenalan, di mana beberapa kegagalan verifikasi wajah tersebut terjadi karena beberapa hal. Misalnya wajah tidak di dalam frame yang telah disediakan, penggunaan aksesoris yang menutupi wajah, hingga pencahayaan yang kurang saat foto.

Penyebab lain dari gagalnya verifikasi wajah karena kehabisan waktu, mengingat saat proses verifikasi ini membutuhkan waktu singkat guna menyelesaikan proses verifikasi. Ini biasanya terjadi saat pengguna terlalu lama tampil ke dalam frame, sehingga layar akan menunjukkan informasi waktu habis.

Daripada penasaran, langsung saja simak cara selfie yang benar agar lolos verifikasi akun yang telah dirangkum di bawah ini.

Cara Selfie yang Benar Agar Lolos Verifikasi Akun

cara selfie
Sumber: Freepik

Di bawah ini ada beberapa cara selfie yang benar untuk keperluan verifikasi akun yang perlu diperhatikan. 

1. Ambil Foto Selfie Menggunakan Kamera HP/Smartphone

Jika hendak melakukan pendaftaran akun atau update data diri melalui browser di komputer, maka untuk keperluan foto sebaiknya mengambilnya menggunakan HP/smartphone. Hal ini karena, kamera HP/smartphone akan menghasilkan foto yang lebih berkualitas dan juga jelas. Mengingat ini bukan selfie biasa, jadi pastikan pada saat selfie, posisi HP tegak lurus!

2. Tidak Selfie bersama KTP

Untuk keperluan verifikasi wajah, setiap pengguna hanya perlu mengunggah foto selfie yang menunjukkan wajah dengan jelas. Tidak perlu foto bersama KTP karena verifikasi KTP biasanya akan dilakukan pada tahap lainnya.

3. Pastikan Wajah Terlihat dengan Jelas

Cara selfie yang benar sangat diperlukan untuk verifikasi wajah, jadi wajah harus terlihat jelas. Ambil foto selfie di tempat dengan pencahayaan yang cukup, tidak terlalu terang, juga tidak terlalu gelap. 

4. Wajah Harus Memenuhi Frame 80%

Pada saat mengambil foto selfie, biasanya akan muncul garis putus-putus untuk panduan agar pengguna bisa memposisikan diri sesuai dengan garis tersebut. Jadi, pastikan, wajah close up atau memenuhi 80% frame, usahakan tidak terlalu jauh atau terlalu dekat.

5. Jangan Menggunakan Aksesoris yang Menutupi Wajah

Mengingat salah satu syarat dan cara selfie yang benar adalah wajah terlihat jelas, maka sebaiknya hindari menggunakan aksesoris yang bisa menutupi wajah seperti topi, masker, kacamata hitam, atau lainnya. 

6. Pastikan Koneksi Internet Aman dan Stabil

Tips berikutnya, perhatikan koneksi internet! Saat mengambil foto selfie, pastikan koneksi internet lancar agar proses verifikasi dapat berjalan lancar dan menghindari terjadinya foto gagal terunggah.

Selain mengikuti enam cara selfie untuk verifikasi wajah di atas, jangan lupa untuk senyum agar hasil foto tidak terlalu kaku, ya!

Baca juga: Sistem Biometrik adalah Upaya Verifikasi Digital yang Aman, Ini 4 Keunggulannya

Cara Aman Memberikan Foto Selfie KTP untuk Verifikasi Akun

cara selfie
Sumber: Freepik

Kasus penjualan foto selfie dan KTP kerap kali terjadi dan gampang ditemukan di media sosial maupun e-commerce. Menurut pakar keamanan siber, data-data tersebut bisa tersebar disebabkan oleh beberapa faktor, mulai dari kebocoran data atau dari platform yang memang dengan sengaja melakukan penipuan.

Padahal verifikasi data pribadi dengan selfie dan foto KTP tujuannya sudah baik, untuk verifikasi data. Namun, memang tidak menutup kemungkinan cara demikian disalahgunakan oleh oknum atau pihak yang tidak bertanggung jawab. Maka dari itu, diperlukan pengetahuan mengenai cara selfie yang aman untuk meminimalisir terjadinya kebocoran data.

Begini cara yang aman untuk memberikan atau mengirim foto selfie dan KTP untuk verifikasi akun mulai dari paylater hingga pinjaman online.

1. Pastikan Penerima Data Adalah Pihak yang Terpercaya

Setiap pengguna harus memastikan bahwa penerima data adalah pihak yang dapat dipercaya dan memiliki kredibilitas. Kalau pinjaman online atau lembaga keuangan yang belum dapat dipastikan bonafiditasnya, maka sangat disarankan untuk tidak memberikan data foto selfie dan KTP.

2. Pastikan Data Dikirim Melalui Jaringan Internet yang Aman

Jika ingin mengirimkan foto selfie dan KTP untuk verifikasi akun, maka tips berikutnya adalah pastikan menggunakan jaringan internet yang aman. Pastikan platform atau penyedia layanan terhubung dengan jaringan terenkripsi dan tidak bisa disadap.

3. Usahakan Membedakan Penampilan Saat Foto

Sebaiknya, hindari menggunakan baju polos supaya tidak mudah di-edit misalnya menggunakan photoshop atau dimanipulasi data KTP-nya. Pilih pakaian yang bermotif seperti batik yang susah diubah-ubah dan mudah diidentifikasi.

4. Tandai Setiap Foto Selfie Memegang KTP

Pengiriman foto selfie dan KTP untuk verifikasi akun pasti tidak hanya satu atau dua kali. Maka dari itu, pada saat melakukan foto selfie memegang KTP, sebaiknya ditandai dengan membedakan background untuk diberikan kepada setiap penyedia. Bisa juga dengan memberikan watermark pada foto selfie yang akan dikirimkan. Kedua hal ini akan sangat berguna untuk melacak asal foto, jika terjadi kebocoran data. 

Mengingat ada banyak sekali kasus penyalahgunaan yang bisa dilakukan dengan foto selfie maupun KTP, di mana pihak tak bertanggung jawab bisa melakukan pinjaman online melalui aplikasi atau melakukan pembelian barang. Dengan adanya foto selfie dan KTP tersebut, biasanya pelaku akan berpura-pura melakukan transaksi seolah pemilik KTP yang meminjam atau membeli, sehingga korban harus bertanggung jawab.

Baca juga: Memahami Apa Itu Verifikasi pada Akun Digital, Simak di Sini!

Dengan mengetahui cara selfie dan foto KTP yang aman seperti yang telah disebutkan di atas, setidaknya setiap pengguna dapat meminimalisir risiko. Di sisi lain, setiap bisnis atau perusahaan penyedia layanan juga wajib memperkuat data security agar terhindar dari pencurian dan pembobolan data.

Bangun Ekosistem Digital Bisnis Anda dengan Verihubs!

Dengan Verihubs, Anda akan mendapatkan berbagai kemudahan dalam sistem verifikasi dan otentikasi yang terintegrasi secara lebih aman. Verihubs adalah perusahaan berbasis Saas (software-as-a-service) yang menyediakan berbagai solusi lengkap bagi kepatuhan dan keamanan bisnis digital perusahaan di Indonesia. Solusinya di antara lain adalah sistem e-KYC (Electronic Know Your Customer) dan e-KYB (Electronic Know Your Business) untuk memeriksa dan memvalidasi pelanggan prospektif. Selain itu, Verihubs juga menjadi penyedia infrastruktur back-end lengkap yang sangat dibutuhkan untuk membuat produk fintech yang lebih aman dan tentunya juga terkontrol.

Berpartner dengan Verihubs, pengalaman pengguna/pelanggan akan menjadi lebih lancar, operasional lebih efisien, dan tentunya keamanan data akan lebih terjaga karena berbasis teknologi. Verihubs sudah dipercaya oleh banyak sekali pelaku bisnis di Indonesia dari perusahaan fintech, bank digital, bank konvensional, e-commerce, hingga bisnis digital lainnya. Tunggu apa lagi, sekarang adalah giliran Anda!