Verihubs Logo
Home Blog Cara Cek KTP Asli atau Palsu: Panduan untuk Bisnis
10 min read • ID Check • Published on September 22, 2023

Cara Cek KTP Asli atau Palsu: Panduan untuk Bisnis

Cara Cek KTP Asli atau Palsu: Panduan untuk Bisnis

Cara cek KTP asli atau palsu ada tiga lapis. Pertama, periksa fisik kartu, seperti microtext dan tinta yang berpendar di bawah sinar UV. Kedua, cocokkan NIK dengan tanggal lahir dan jenis kelamin di kartu. Ketiga, verifikasi data ke data kependudukan resmi dan cocokkan wajah pemegangnya. Hanya lapis ketiga yang bisa menangkap KTP asli milik orang lain.

Tiga Jenis KTP Palsu yang Bisnis Hadapi

Kata “KTP palsu” mencakup lebih dari kartu cetakan ilegal. Dalam praktik, tim operasional menghadapi tiga pola yang berbeda. Masing-masing butuh cara deteksi sendiri.

Tiga pola penyalahgunaan KTP: dokumen palsu, KTP asli dipakai orang lain, dan data asli diubah
JenisContohCara Paling Andal Mendeteksi
Kartu fisik palsuKartu cetakan ilegal dengan data karangan atau data curianCek fitur keamanan fisik dan verifikasi data
KTP asli milik orang lainKartu hilang, curian, atau pinjamanPencocokan wajah pemegang dengan foto di KTP
Foto KTP hasil editFoto KTP dengan nama, NIK, atau foto wajah yang sudah pelaku gantiVerifikasi data ke sumber resmi dan pemeriksaan wajah

Yang sering terlewat adalah pola kedua. KTP-nya asli, semua fitur keamanannya lolos, dan NIK-nya terdaftar. Masalahnya hanya satu: orang yang memegangnya bukan pemiliknya. Karena itu, cek fisik secanggih apa pun tidak akan menangkapnya.

Cara Cek KTP Asli Secara Fisik

Pemeriksaan fisik cocok untuk transaksi tatap muka, misalnya di kantor cabang, gerai sewa kendaraan, atau rekrutmen karyawan. Menurut keterangan Dukcapil yang media kutip, KTP-el memakai beberapa pengaman cetak, antara lain relief text, microtext, tinta tak kasatmata, warna yang berpendar di bawah sinar UV, dan desain anti fotokopi. Kartu juga menyimpan chip di dalam lapisannya.

Cek KTP asli atau palsu secara fisik oleh staf

Dari situ, staf bisa menjalankan empat pemeriksaan cepat:

  1. Raba permukaan kartu. Teks timbul pada KTP asli terasa saat jari menyentuhnya, sedangkan cetakan biasa terasa rata.
  2. Lihat dengan kaca pembesar. Microtext pada kartu asli tetap terbaca rapi, sementara hasil cetak ulang biasanya kabur.
  3. Sorot dengan lampu UV. Bagian tertentu kartu asli akan berpendar, sedangkan kartu palsu sering tidak menunjukkan perubahan apa pun.
  4. Bandingkan foto dengan pemegangnya. Perhatikan bentuk wajah, telinga, dan ciri yang tidak mudah berubah.

Namun pemeriksaan fisik punya batas yang jelas. Staf butuh pelatihan dan alat, hasilnya bergantung pada ketelitian orang, dan metode ini tidak berlaku untuk foto KTP yang pelanggan kirim lewat aplikasi.

Cara Cek NIK KTP Asli atau Palsu dari Struktur 16 Digit

NIK bukan nomor acak. Menurut ketentuan Pasal 37 PP Nomor 37 Tahun 2007, 16 digit NIK terdiri dari tiga blok:

  • Enam digit pertama: kode provinsi, kabupaten atau kota, dan kecamatan tempat penduduk pertama kali terdaftar.
  • Enam digit kedua: tanggal lahir dengan format tanggal, bulan, tahun. Untuk perempuan, angka tanggal ditambah 40.
  • Empat digit terakhir: nomor urut penerbitan dari sistem administrasi kependudukan.

Struktur ini memberi cara cek cepat. Misalnya, KTP atas nama perempuan dengan tanggal lahir 15 Mei 1998 seharusnya punya blok tengah 550598, bukan 150598. Jika blok tanggal di NIK tidak cocok dengan tanggal lahir atau jenis kelamin yang tercetak, kartu itu layak masuk pemeriksaan lanjutan.

Tapi ingat batasnya. Kode wilayah menunjukkan tempat pertama kali terdaftar, jadi alamat baru yang berbeda bukan tanda palsu. Sebaliknya, NIK yang strukturnya rapi belum tentu terdaftar, karena pelaku bisa menyusun angka yang tampak masuk akal. Karena itu, cek struktur hanya penyaring awal.

Cara Cek KTP Asli atau Palsu Secara Online

Untuk memastikan data KTP benar-benar terdaftar, satu-satunya rujukan adalah data kependudukan resmi milik Dukcapil. Jalurnya berbeda untuk perorangan dan bisnis.

Perorangan bisa mengecek data kependudukannya sendiri lewat kanal resmi Dukcapil. Waspadai situs atau aplikasi pihak ketiga yang mengaku bisa mengecek NIK siapa pun. Aturan akses data kependudukan hanya memberi hak akses kepada lembaga yang sudah punya perjanjian kerja sama dengan Dukcapil, sehingga layanan semacam itu patut Anda curigai.

Bisnis punya dua jalur. Lembaga berbadan hukum bisa mengajukan hak akses langsung, atau memakai mitra verifikasi yang sudah punya akses. Prosedur, syarat, dan perbandingan kedua jalur itu kami jelaskan di artikel akses API Dukcapil. Hasil verifikasinya berupa sesuai atau tidak sesuai, jadi bisnis tidak menerima salinan data penduduk.

Cara Mendeteksi Foto KTP Palsu di Onboarding Digital

Di aplikasi, bisnis tidak pernah memegang kartu fisik. Yang masuk hanyalah foto, dan pelaku mudah memanipulasi foto. Pola yang sering muncul antara lain foto KTP orang lain dari internet, KTP dengan foto wajah yang sudah pelaku ganti, dan foto dari layar atau fotokopi.

Karena itu, onboarding digital butuh rangkaian pemeriksaan berlapis:

  1. Cek kualitas gambar. Tolak foto buram, gelap, atau hitam putih sejak awal, karena foto seperti itu sering berasal dari fotokopi atau tangkapan layar.
  2. Verifikasi data. Cocokkan NIK, nama, dan tanggal lahir dengan data kependudukan resmi.
  3. Cocokkan wajah. Bandingkan selfie pendaftar dengan foto di KTP.
  4. Pastikan selfie hidup. Liveness detection menguji keaktifan selfie agar foto cetak atau rekaman tidak lolos.

Ambil contoh layanan sewa kendaraan yang menerima pemesanan lewat aplikasi. Pelaku mengunggah foto KTP asli milik korban yang ia temukan di media sosial. Datanya lolos verifikasi karena memang asli. Tapi pelaku gagal di langkah ketiga, karena wajahnya tidak cocok dengan foto di KTP.

Ciri-Ciri KTP Palsu yang Perlu Diwaspadai

Satu ciri saja belum tentu berarti palsu. Namun beberapa tanda berikut layak memicu pemeriksaan lanjutan:

  • Permukaan kartu terasa rata, tanpa teks timbul.
  • Tulisan kecil kabur atau tidak terbaca dengan kaca pembesar.
  • Tidak ada bagian yang berpendar di bawah lampu UV.
  • Blok tanggal di NIK tidak cocok dengan tanggal lahir atau jenis kelamin.
  • Jenis huruf, ukuran, atau jarak antarbaris tidak seragam.
  • Foto wajah tampak tempelan atau berbeda kualitas dengan bagian kartu lain.
  • Pemegang ragu saat menyebut data di kartunya sendiri.

Untuk sisi sebaliknya, yaitu cara warga melindungi KTP-nya dari penyalahgunaan, baca ulasan penyalahgunaan KTP.

Verifikasi KTP Pelanggan dengan Verihubs

Verifikasi NIK pelanggan dari Verihubs memeriksa tiga kolom kunci KTP, yaitu NIK, nama, dan tanggal lahir, terhadap sumber data otoritatif. Setiap kolom mendapat status cocok atau tidak, jadi kolom yang bermasalah langsung terlihat. Lapisan ini menangkap kartu palsu dengan data karangan dan foto KTP hasil edit.

Untuk menangkap KTP asli milik orang lain, tambahkan pencocokan wajah dengan foto KTP. Face recognition membandingkan selfie pendaftar dengan foto identitasnya, lalu liveness detection menguji apakah selfie itu rekaman. Kombinasi ini menutup ketiga pola KTP palsu tadi.

Meski begitu, keputusan menerima pelanggan tetap ada di tangan tim Anda. Hasil verifikasi adalah sinyal untuk aturan penerimaan, peninjauan manual, atau penolakan yang tim Anda tetapkan.

Pertanyaan Umum tentang Cek KTP Asli atau Palsu

Bagaimana cara cek KTP asli atau palsu?

Ada tiga lapis pemeriksaan. Periksa fisik kartu, misalnya teks timbul, microtext, dan bagian yang berpendar di bawah lampu UV. Lalu cocokkan struktur NIK dengan tanggal lahir dan jenis kelamin. Untuk kepastian, verifikasi data ke data kependudukan resmi dan cocokkan wajah pemegangnya.

Apa perbedaan KTP asli dan palsu?

KTP asli punya pengaman cetak seperti teks timbul, microtext, dan tinta yang berpendar di bawah sinar UV, serta chip di dalam kartu. Datanya juga terdaftar di data kependudukan. KTP palsu biasanya gagal di salah satu aspek itu, misalnya permukaan rata atau NIK yang tidak terdaftar.

Bagaimana cara cek NIK KTP asli atau palsu?

Langkah awalnya adalah memeriksa struktur NIK. Enam digit tengah harus cocok dengan tanggal lahir, dan untuk perempuan angka tanggalnya ditambah 40. Untuk memastikan NIK terdaftar, pemilik bisa mengecek lewat kanal resmi Dukcapil, sedangkan bisnis memakai layanan verifikasi data kependudukan.

Apakah bisa cek KTP asli atau palsu secara online?

Bisa, tetapi lewat jalur resmi. Perorangan hanya bisa mengecek datanya sendiri lewat kanal Dukcapil. Bisnis bisa memverifikasi data pelanggan lewat hak akses Dukcapil atau mitra verifikasi yang sudah berizin.

Apa saja ciri-ciri KTP palsu?

Ciri yang paling sering muncul adalah permukaan kartu yang rata, tulisan kecil yang kabur, tidak ada bagian yang berpendar di bawah UV, dan blok tanggal di NIK yang tidak cocok dengan tanggal lahir. Tanda lain adalah huruf yang tidak seragam dan foto yang tampak tempelan.

Apakah ada aplikasi cek KTP asli atau palsu?

Untuk perorangan, gunakan kanal resmi Dukcapil dan hindari aplikasi pihak ketiga yang mengaku bisa mengecek NIK siapa pun. Untuk bisnis, tersedia layanan verifikasi identitas yang mencocokkan data KTP dengan data kependudukan dan mencocokkan wajah pendaftar.

Cek KTP Asli sebagai Proses Berlapis, Bukan Sekali Lihat

Setiap lapis pemeriksaan menangkap jenis pemalsuan yang berbeda. Cek fisik menangkap kartu cetakan ilegal. Cek struktur NIK menyaring data yang asal susun. Verifikasi data dan wajah menangkap pola yang paling sulit, yaitu KTP asli di tangan orang yang salah.

Jadi tentukan lapis mana yang wajib untuk setiap kanal layanan Anda. Transaksi tatap muka bernilai kecil mungkin cukup dengan cek fisik. Namun onboarding digital dan transaksi bernilai besar butuh verifikasi data dan wajah.

Ingin memeriksa KTP pelanggan tanpa menambah beban staf? Coba verifikasi KTP otomatis bersama Verihubs dan lihat hasilnya di alur onboarding Anda.

Client Verihubs
Lebih dari 400+ klien mempercayai kami untuk verifikasi yang cepat dan akurat
Coba GRATIS Sekarang
Lihat Blog