Penerapan Character Detection pada Proses Validasi Data dengan OCR

character detection

Manusia dapat dengan mudah membaca teks dalam gambar hanya dengan melihat, namun tidak dengan komputer. Komputer memang tidak dapat membaca ataupun menginterpretasikan teks dalam gambar dengan mudah, karena memerlukan suatu instruksi yang konkrit (algoritma) untuk mengubah teks dalam gambar menjadi karakter-karakter yang akhirnya bisa dimengerti oleh komputer. Nah, software yang biasa digunakan untuk menyelesaikan masalah tersebut adalah OCR, yang di dalamnya ada teknologi character detection.

Apa itu OCR? OCR (Optical Character Recognition) adalah sebuah software yang bisa digunakan untuk mengubah teks dalam gambar (baik itu tulisan tangan atau teks hasil scan dokumen) menjadi karakter-karakter yang bisa dibaca oleh komputer secara otomatis. Karakter-karakter yang bisa dibaca oleh komputer di antaranya adalah berupa angka, huruf, serta tanda baca alias glyph.

Secara umum, penggunaan OCR ini bisa 40 kali lebih cepat daripada pengetikan secara manual, dengan asumsi manusia dengan tingkat kemampuan mengetik yang tinggi hingga dapat mengetik 200 kata per menit. Software OCR ini mampu membaca sebanyak 1600 karakter per detik dalam sebuah komputer dengan prosesor 1 GHz Pentium, dan bahkan dengan kecepatan komputer saat ini yang dapat mencapai 4 GHz, angka itu bisa meningkat hingga 4 kali lipat.

Setelah OCR berhasil membaca teks berkat teknologi character detection yang ada di dalamnya, jelas ada banyak hal yang dapat dilakukan dengan lebih efisien daripada dilakukan secara manual. Sebagai contohnya, Anda bisa edit dokumen teks, mengutip teks, atau memuat teks ke dalam website secara otomatis tanpa mengetikkan teks tersebut huruf per huruf secara manual yang membutuhkan waktu lama.

Secara lebih lanjut, penggunaan software OCR ini juga dapat diintegrasikan dengan berbagai aplikasi yang ada. Sebagai contohnya, Anda mengintegrasikan OCR dengan software text-to-speech sehingga program itu dapat membantu orang berkebutuhan khusus untuk mengerti teks yang ada pada layar komputer. Selain itu, dengan gabungan AI, maka tidak hanya dapat membaca teks, akan tetapi juga dapat mengenali bentuk tulisan maupun bahasa yang digunakan.

Seperti Apa Cara Kerja OCR?

character detection
Sumber: Freepik
  1. Pre-processing: tahap untuk membuat teks dalam gambar lebih mudah dibaca oleh software OCR, di mana pada tahap ini gambar yang diterima oleh OCR akan diproses sedemikian sehingga hanya menyisakan teks yang berwarna hitam putih. Ada banyak hal yang bisa dilakukan pada tahap ini, di antaranya adalah merotasi gambar, menghilangkan background, dan meluruskan teks. Selain itu juga bisa mengubah gambar teks yang ada menjadi berwarna hitam putih sehingga akan lebih mudah dibaca oleh OCR. Setelah teks mulai terbaca oleh OCR, kemudian teks tersebut akan dipisahkan menjadi karakter per karakter.
  2. Character Recognition: pada tahap ini, proses selanjutnya adalah pengenalan karakter-karakter yang telah dipisahkan satu per satu pada tahap pre-processing. Pengenalan teks ini tidak bisa dilakukan dengan secara langsung karena ada berbagai masalah dalam mengenali sebuah teks, salah satunya adalah setiap orang memiliki bentuk tulisannya masing-masing. Software OCR dapat menyelesaikan masalah ini dengan cara belajar untuk mengenali pattern yang ada (pattern recognition), mendeteksi garis-garis pembentuk karakter tersebut (feature detection), atau dengan menggunakan bantuan deep learning.

Baca juga: Kenapa Saat Ini Bisnis Anda Perlu Menggunakan OCR SDK?

Penerapan Character Detection pada Proses Validasi Data

character detection
Sumber: Freepik

Validasi data adalah satu hal yang sangat krusial. Dengan melakukan validasi data, keamanan akses bisa ditingkatkan secara optimal sehingga penyalahgunaan data juga bisa ditekan. Risiko munculnya cyber crime juga bisa menurun, karena validasi hanya bisa dilakukan dengan data asli yang telah terdokumentasi sebelumnya.

Jika Anda menginginkan proses validasi data pelanggan secara lebih mudah dan praktis, Anda memang perlu mengandalkan teknologi character detection yang ada dalam  software OCR.

Verihubs hadir menawarkan solusi validasi data yang bisa Anda andalkan untuk bisnis Anda. Dengan berbagai fitur yang tersedia dan didukung oleh teknologi AI dalam melakukan pencocokan data, Verihubs akan menjadi partner terbaik untuk bisnis Anda.

Baca juga: Mengenal Cara Kerja OCR API dan Use Case-nya dalam Industri

Verihubs memiliki fitur OCR for ID Card yang punya banyak sekali keunggulan, di antaranya adalah sebagai berikut:

  1. Teknologi AI Dapat Disesuaikan: algoritma yang digunakan berbasis AI dan bisa digunakan untuk mengekstrak data KTP, otomatisasi input data, hingga pengambilan foto ID untuk proses pemeriksaan.
  2. Waktu Cepat Input Data yang Cepat: OCR for ID Card yang ditawarkan oleh Verihubs dapat mengorganisasi dan menyusun data menjadi terstruktur. Data seperti inilah yang lebih mudah diolah sehingga akan memudahkan proses onboarding ataupun proses verifikasi data.
  3. Memastikan Data Terinput dengan Jelas: memiliki kemampuan mendeteksi blur, silau, atau input terlalu gelap, sehingga fitur ini sangat unggul. 

Verihubs berkomitmen menjadi solusi yang terbaik untuk semua urusan verifikasi dan otentikasi, termasuk juga dalam hal OCR ini. Silakan hubungi kontak layanan Verihubs sekarang, dan dapatkan penjelasan secara detail mengenai produk dan fitur-fitur unggulan dari Verihubs! 

Artikel Terbaru Kami

biometrik inklusif

Biometrik Inklusif: Memperkuat Keamanan Industri Keuangan

Mengenal Apa Itu CFT dalam Melawan Pendanaan Terorisme

modus penipuan terbaru

Waspada! 5 Modus Penipuan Terbaru Salah Satunya dari WA!