Implementasi Kecerdasan Artifisial untuk Industri Finansial

Kecerdasan Artifisial

Kecerdasan artifisial alias artificial intelligence (AI) memiliki banyak sekali kegunaan yang dapat dimanfaatkan oleh berbagai sektor industri, termasuk sektor finansial. Mengingat banyaknya data yang dimiliki, sektor finansial tentunya bisa memanfaatkan teknologi AI dan ML untuk memproses data yang banyak.

Contohnya adalah, industri perbankan mulai melirik peluang ini dengan menggunakan chatbot dan robot pemberi saran. Kemudian, bidang lain di sektor finansial yang dapat dibantu oleh kecerdasan artifisial adalah pendeteksi penipuan yang dapat dilihat dari perilaku pengguna dengan fokus utama untuk menemukan transaksi yang mencurigakan.

Bagaimanapun, kolaborasi antara AI dan sektor finansial bisa melampaui pencapaian sehari-hari jika dikerjakan oleh manusia. Teknologi kecerdasan artifisial memiliki potensi yang sangat besar untuk melampaui kemampuan manusia dan menyelesaikan tugas-tugas sulit. 

Apa itu Kecerdasan Artifisial?

Kecerdasan Artifisial
Sumber: Freepik

Kecerdasan artifisial atau AI merupakan sebuah cabang ilmu komputer untuk menciptakan mesin yang dapat melakukan pekerjaan manusia. Mesin komputer ini mampu melakukan pembelajaran sendiri, berdasar pada data atau informasi yang diperoleh dan melakukan prediksi berdasarkan data tersebut. Untuk itu, penggunaan kecerdasan artifisial di industri keuangan akan sangat menguntungkan.

Memangnya, apa saja keuntungan yang bisa dirasakan oleh industri finansial jika mengaplikasikan AI?

Baca juga: Peran Penting Verifikasi Biometrik di Berbagai Bidang Industri

Keuntungan dari Pengaplikasian Kecerdasan Artifisial

Kecerdasan Artifisial
Sumber: Freepik

Di bidang jasa keuangan, AI juga menunjukkan potensi besar untuk aplikasi, seperti manajemen risiko untuk investasi dan produk pinjaman, deteksi pencucian uang dan transaksi ilegal lainnya, serta meningkatkan pengalaman pelanggan secara keseluruhan. 

Di bawah ini adalah beberapa keuntungan yang bisa dirasakan industri finansial dengan pengaplikasian AI.

1. Membuat Kebijakan Asuransi yang Lebih Akurat

Penggunaan AI akan sangat berdampak positif bagi perusahaan asuransi, di mana dengan kecerdasan artifisial, perusahaan asuransi dapat mengotomasi klaim asuransi, mencegah terjadinya klaim penipuan, hingga memberikan pelayanan bagi para nasabahnya menjadi lebih nyaman dan mudah. 

Kecerdasan artifisial bisa digunakan dalam sistem pengenalan wajah ketika ingin mendaftarkan asuransi, di mana sistem akan mendeteksi kebiasaan seseorang, seperti merokok, untuk menentukan premi asuransi terbaik baginya. Tentunya, jika seseorang memiliki kebiasaan yang tidak sehat, maka akan mendapatkan premi asuransi yang lebih besar. 

2. Melindungi Pembayaran

Sebagian orang yang melakukan transaksi pembayaran menggunakan dompet digital mungkin pernah menggunakan fitur face/fingerprint verification yang ada dalam dompet digital tersebut. Hal itulah yang merupakan salah satu pengaplikasian AI di industri keuangan dalam melindungi pembayaran.

Sistem kecerdasan artifisial yang sudah ditanamkan di dalam aplikasi dompet digital sudah memiliki data berupa wajah atau sidik jari, sehingga jika pengguna kehilangan ponsel dan ada seseorang yang berusaha melakukan transaksi dengan dompet digital dalam ponsel tersebut, maka AI akan langsung mendeteksi adanya kesalahan karena data yang tidak sesuai.

3. AI dan Manajemen Risiko

Pada dunia perbankan, kecerdasan artifisial bisa mengolah data yang besar baik secara terstruktur maupun tidak terstruktur. Tujuannya adalah untuk meningkatkan analisis terkait manajemen risiko. AI juga dapat mengidentifikasi, mengukur, serta mengendalikan risiko yang mungkin terjadi dalam dunia perbankan. 

Sebagai contohnya, dari jutaan penduduk Indonesia tentu masih ada banyak di antaranya yang belum memiliki rekening bank. Nah, AI kemudian bisa membantu proses verifikasi nasabah baru karena sudah terintegrasi dengan data kependudukan Indonesia, di mana sistem akan mengenali wajah, tanda tangan, hingga sidik jari para nasabah baru sesuai dengan kartu penduduk. Dengan begitu, di beberapa kebijakan bank, seseorang perlu lagi membuka rekening sesuai dengan alamat kartu penduduk karena AI sudah dapat mengidentifikasi dan mengendalikan risiko tersebut. 

4. AI dan Pencegahan Penipuan

Sejak masuknya AI ke dalam industri keuangan, maka penggunaannya juga telah membuktikan keberhasilannya dalam mencegah penipuan. Meningkatnya transaksi online dan juga penggunaan e-commerce, jelas berbanding lurus dengan peningkatan penipuan kartu kredit atau transaksi digital. Kemudian, AI terbukti sangat efektif dalam mencegah hal tersebut terjadi.

Sistem kecerdasan artifisial tersebut akan mendeteksi adanya perilaku yang tidak biasa, di mana AI akan menganalisis berdasarkan tingkah laku customer, lokasi, dan kebiasaan membeli barang. Jika terjadi perubahan pola yang tidak biasa, maka mesin komputer akan langsung menjalankan mekanisme keamanan dan bisa saja akun customer tersebut diblokir untuk mencegah transaksi palsu. Selain itu, AI juga mampu mendeteksi kejahatan keuangan lainnya, seperti pencucian uang.

5. Customer Relationship Management

Customer Relationship Management adalah sebuah strategi bisnis yang dilakukan untuk mengetahui kebutuhan dan perilaku pelanggan agar bisa memberikan pelayanan yang maksimal dan mempertahankan hubungan dengan customer. Maka dari itu, kecerdasan artifisial hadir untuk membantu mengolah data konsumen yang sangat besar.  

Di area perbankan, AI dapat menentukan kebutuhan nasabah dengan cepat dan efisien, di mana mesin akan menganalisis dari keputusan nasabah yang pernah diambil dan kondisi keuangan dan pasar saat ini. Tujuannya adalah untuk menentukan produk perbankan mana yang cocok bagi mereka. Dengan begitu, pihak bank bisa memetakan nasabah-nasabah yang perlu dihubungi untuk ditawari produk.

Baca juga: Bagaimana Liveness Check Dapat Meningkatkan Level Keamanan?

Kegunaan kecerdasan artifisial di industri keuangan membuktikan bahwa kecanggihan komputer bisa membantu kinerja manusia untuk mengatasi masalah-masalah yang berhubungan dengan data yang masif. Banyak penggunaan aplikasi perbankan digital yang pastinya memerlukan lebih banyak proteksi dengan kecerdasan artifisial ini.

Kini, Anda pun bisa menerapkan teknologi kecerdasan artifisial untuk keperluan verifikasi pada bisnis Anda. Verihubs menawarkan berbagai produk verifikasinya, yang terdiri dari Biometric Verification, Phone Number Verification, dan Identity Verification.

Verihubs siap untuk menjadi partner terbaik Anda, karena telah menyediakan sistem verifikasi yang cepat, akurat, dan efektif, yang bisa Anda pilih dan sesuaikan dengan kebutuhan. Langsung saja hubungi kontak layanan pelanggan Verihubs sekarang untuk mendapatkan informasi lengkap mengenai setiap produk Verihubs!

Artikel Terbaru Kami

ikd digital

Apa Itu IKD Digital? Verifikasi Identitas dengan Mudah!

pemasaran digital

Pemasaran Digital (Digital Marketing): Strategi dan Jenisnya

absensi digital sekolah

Studi Kasus: 4 Peranan Absensi Digital Sekolah dan Contohnya