Produk
Phone Number Verification
Phone Number Verification
Verifikasi nomor telepon pengguna secara real-time.
Phone Number Verification
Phone Number Verification
Identity Verification
Identity Verification
Verifikasi Identitas Pengguna dengan sumber data yang terpercaya.
Identity Verification
Identity Verification
Biometric Verification
Biometric Verification
Kenali identitas wajah pengguna dengan teknologi Artificial Intelligence.
Biometric Verification
Biometric Verification
Business Verification
Business Verification
Hindari risiko bisnis dengan mengenali rekan bisnis anda.
Business Verification
Business Verification
Employee Verification
Employee Verification
Verifikasi identitas lengkap untuk calon karyawan.

Cek Pemegang Saham Perusahaan dengan Company Check Verihubs

pemegang saham

Melakukan kerja sama bisnis merupakan hubungan profesional yang dapat membantu membuat bisnis menjadi lebih sukses. Namun sayangnya, kerja sama yang sukses hanya akan terjadi jika kedua belah pihak bersedia untuk berkontribusi pada hubungan bisnis, dan meningkatkan output atau pendapatan perusahaan secara terukur. Maka dari itu, mencari partner bisnis tidak bisa sembarangan. Perlu dilakukan company check terlebih dahulu, meliputi pengecekan SK Perusahaan, Pemegang Saham Perusahaan, Pendapatan Perusahaan, hingga Jabatan Perusahaan, dan lain sebagainya.

Fokus membahas mengenai Pemegang Saham Perusahaan, sudahkan Anda tahu bahwa Pemegang Saham itu dikelompokkan ke dalam beberapa jenis sesuai dengan persentase saham yang mereka punya? Mari simak ulasan selengkapnya di bawah ini!

Jenis-Jenis Pemegang Saham

  1. Shareholder, adalah pihak perorangan, perusahaan, atau lembaga yang memiliki setidaknya satu saham di suatu perusahaan, yang namanya diterbitkan dalam surat saham. Shareholder ini bisa mendapatkan profit berupa peningkatan nilai saham atau dividen dari keuntungan perusahaan, namun juga dapat mengalami kerugian, apabila harga saham perusahaan turun. 
  2. Pemegang Saham Mayoritas, adalah mereka yang memiliki lebih dari setengah saham perusahaan dan memiliki pengaruh yang kuat dan dapat mengendalikan perusahaan.
  3. Pemegang Saham Minoritas, adalah mereka yang memiliki kurang dari 50 persen saham perusahaan, yang pengaruhnya sangat kecil terhadap operasional perusahaan.

Menilik Tugas dan Kewajiban Pemegang Saham Perusahaan

pemegang saham
Sumber: Freepik

Selain bisa mendapatkan untung yang sesuai dengan kinerja perusahaan, para Pemegang Saham juga memiliki hak atas beberapa hal terkait perusahaan. Di samping itu, mereka juga memiliki beberapa kewajiban. Langsung saja simak penjelasannya secara lebih detail di bawah ini.

Hak Pemegang Saham

Perlu diketahui, bahwa hak dan kewajiban pemegang saham memiliki landasan hukum yang diatur di dalam Undang-Undang Tentang Perseroan Terbatas (UUPT). Di dalam UUPT Pasal 52 Ayat 1 disebutkan bahwa saham memberikan hak kepada pemiliknya untuk:

  • Menghadiri dan mengeluarkan suara di dalam RUPS.
  • Menerima pembayaran dividen dan juga sisa kekayaan hasil likuidasi.
  • Menjalankan hak-hak lainnya berdasarkan Undang-Undang ini.

Hak tersebut berlaku setelah saham dicatat di dalam daftar shareholder atas nama pemiliknya, di mana setiap saham memberikan kepada pemiliknya hak yang tidak dapat dibagi. Saham yang dimiliki oleh lebih dari satu orang, hak yang timbul dari saham tersebut akan digunakan dengan cara menunjuk satu orang sebagai wakil bersama.

Baca juga: Konsep dan Penerapan KYE pada Perusahaan secara Umum

Kewajiban Pemegang Saham

Selain mempunyai hak, para shareholder juga memiliki kewajiban yang harus ditunaikan. Dalam UUPT Pasal 3 Ayat 1 disampaikan bahwa Pemegang Saham Perseroan tidak bertanggung jawab secara pribadi atas perikatan yang dibuat atas nama Perseroan, dan tidak bertanggung jawab atas kerugian Perseroan melebihi saham yang dimiliki.

Kemudian, UUPT Pasal 3 Ayat 1 menyatakan bahwa ketentuan sebagaimana yang dimaksud pada Ayat (1) tidak berlaku apabila:

  1. Persyaratan Perseroan sebagai badan hukum belum atau tidak dapat terpenuhi.
  2. Pemegang Saham yang bersangkutan baik secara langsung maupun tidak langsung dengan itikad buruk memanfaatkan Perseroan untuk kepentingan pribadi.
  3. Shareholder yang bersangkutan terlibat di dalam perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh Perseroan.
  4. Shareholder yang bersangkutan baik secara langsung maupun tidak langsung secara melawan hukum menggunakan kekayaan Perseroan, yang mengakibatkan kekayaan Perseroan menjadi tidak cukup untuk melunasi utang Perseroan.

Bagaimana Cara Melakukan Company Check Perusahaan?

pemegang saham
Sumber: Freepik

Kerja sama atau kemitraan bisnis merupakan pengaturan antara dua atau lebih pemilik atau pemimpin perusahaan untuk mencapai kepentingan bersama mereka. Setidaknya, ada dua jenis mitra dalam kerja sama bisnis, yaitu:

  1. Mitra umum, adalah peserta aktif dalam pekerjaan sehari-hari dan pengambilan keputusan di perusahaan yang dapat memiliki tanggung jawab terbatas untuk elemen keuangan kemitraan, seperti hutang dan kewajiban.
  2. Mitra terbatas, adalah mereka yang tidak membuat keputusan untuk perusahaan, tetapi dapat memberikan kontribusi keuangan kepada perusahaan dan memiliki kewajiban terbatas atas kewajiban keuangan.

Nah, sebelum memutuskan untuk menjalin kerja sama bisnis, Anda perlu melakukan yang namanya company check, termasuk Pemegang Saham Perusahaan. Dalam hal ini, Anda bisa mengandalkan fitur dan layanan Business Verification berupa Company Check dari Verihubs.

Baca juga: Apa Tujuan Pemeriksaan Track Record bagi Perusahaan? Ini Ulasannya

Memangnya, Apa Keunggulan Company Check Verihubs?

Dengan mengandalkan fitur ini, mulai dari verifikasi SK Perusahaan, Pemegang Saham Perusahaan, Pendapatan Perusahaan, hingga Jabatan Perusahaan, Anda akan disajikan background check perusahaan secara menyeluruh dan efektif. Menariknya lagi, fitur ini telah terintegrasi langsung dengan database Pemerintahan. Selain itu, Verihubs juga akan memeriksa berdasarkan profil serta track record perusahaan secara real-time, dan memverifikasi informasi dari sumber yang terpercaya di Indonesia.

Kabar baiknya, dengan hasil pengenalan otomatis, maka tidak ada data yang bisa di-edit karena output validasi berdasarkan data berupa rangkaian YES/NO dan TRUE/FALSE. Dijamin akurat dan tidak dapat dimanipulasi!

Penasaran, bagaimana cara kerja Company Check Verihubs?

  1. Verifikasi SK Perusahaan, data yang dibutuhkan meliputi NPWP Perusahaan, Nama Perusahaan, SK Perusahaan, dan SK Amandemen.
  2. Verifikasi Pemegang Saham Perusahaan, data yang dibutuhkan meliputi NPWP Perusahaan, Nama Perusahaan, NIK dan Nama Pemegang Saham.
  3. Verifikasi Pendapatan Perusahaan, data yang dibutuhkan meliputi NPWP dan Pendapatan Tahunan.
  4. Verifikasi Jabatan Perusahaan, data yang dibutuhkan meliputi NIK, NPWP Perusahaan, Nama, NPWP, Posisi, dan Nama Perusahaan.

Layanan terbaik dari Verihubs ini sangat tepat digunakan untuk keperluan screening perusahaan sebelum melakukan kerja sama maupun transaksi B2B dan Ekspor-Impor. Selain itu juga berguna untuk keperluan screening perusahaan saat melakukan pinjaman ke bank. Silakan pelajari produk Verihubs selengkapnya, di sini!