Maksimalkan Perlindungan Data Konsumen dengan 4 Cara Ini!

perlindungan konsumen

Perlindungan konsumen menjadi hal yang sangat penting dan utama dalam segala transaksi jual beli. Berbicara tentang pengertian dan luas cakupan perlindungan konsumen, berarti mempersoalkan jaminan atau kepastian tentang terpenuhinya hak-hak konsumen, termasuk mengenai keamanan data pribadi konsumen.

Melindungi data konsumen menjadi tanggung jawab sebuah perusahaan. Jika perusahaan tidak mengambil langkah dan memerhatikan keamanan data konsumen, maka perusahaan akan rentan terhadap peretasan yang dapat menyebabkan hilangnya kepercayaan konsumen. Hal itu juga akan mengakibatkan konsumen pergi dan memilih perusahaan yang memiliki keamanan tinggi dalam mempercayakan data mereka.

Sesuatu yang sederhana seperti alamat email menjadi bagian data dari pelanggan yang perlu dilindungi, mengingat hampir semua data konsumen yang dikumpulkan dan disimpan adalah sesuatu yang dianggap berharga oleh penjahat dunia maya. Itulah sebabnya perusahaan perlu mengambil tindakan pencegahan ekstra untuk memberikan perlindungan terhadap data konsumen.

Mengenal Jenis-Jenis Kejahatan di Dunia Maya

perlindungan konsumen
Sumber: Freepik

Berikut ini adalah jenis-jenis ancaman dunia maya yang paling umum dan patut untuk diwaspadai:

  1. Phishing: sebuah kejahatan digital yang bertujuan untuk mencuri informasi dan data pribadi melalui email, telepon, pesan teks, atau tautan yang mengaku sebagai instansi atau pihak tertentu. 
  2. Malware: perangkat lunak yang dirancang secara khusus untuk mendapatkan akses ke sistem.
  3. Man-in-the-middle attack: sebuah metode untuk mendapatkan informasi yang sensitif dari target sasaran para peretas. Para peretas ini biasanya akan memanfaatkan koneksi internet yang tidak aman untuk menjalankan serangannya tersebut.
  4. SQL injection: upaya menyuntikkan kode ke dalam database untuk memberikan akses dan informasi kepada peretas.
  5. DNS tunneling: upaya untuk mengekstrak data menggunakan server jahat.
  6. Distributed Denial of Services (DDoS) attacks: upaya untuk membuat sumber daya network tidak tersedia bagi penggunanya dan mengganggu traffic regular.

Baca juga: Penting, Tingkatkan Loyalitas Pelanggan Pakai 5 Strategi Ini

Cara Tepat untuk Perlindungan Data Konsumen

perlindungan konsumen
Sumber: Freepik

Sebagai sebuah perusahaan yang dipercaya untuk menyimpan data konsumen, Anda tentu tidak menginginkan ancaman dunia maya seperti yang telah disebutkan di atas dapat mengganggu produktivitas perusahaan, bukan?

Dengan memiliki infrastruktur keamanan siber yang baik, tentunya ancaman dunia maya bisa dihindari. Untuk itu, berikut ini adalah empat cara untuk perlindungan data konsumen dengan lebih aman yang bisa Anda lakukan:

1. Jadikan Privasi Konsumen sebagai Prioritas Utama

Di era digital seperti sekarang ini, setiap perusahaan di semua industri menyimpan data dalam jumlah yang besar. Tata kelola data yang tepat tentunya menjadi aspek penting dari keamanan data.

Setiap perusahaan perlu mengelola dan mengontrol kegunaan, aksesibilitas, integritas dan keamanan data sesuai dengan kebijakan internal. Perusahaan juga harus mengungkapkan pengumpulan data apapun, tujuan pengumpulan data, berapa lama data akan disimpan, hingga apakah perusahaan akan membaginya dengan pihak lainnya.

Sementara itu, konsumen juga harus dapat mengakses semua informasi yang dimiliki perusahaan tentang bagaimana perusahaan akan menggunakan informasi tersebut. Hal itu tidak hanya akan memberikan perlindungan data secara hukum bagi individu, namun juga menciptakan transparansi yang membantu membangun kepercayaan antara perusahaan dan konsumen.

2. Perbarui Encryption

Mengingat teknologi encryption atau enkripsi berkembang dengan sangat cepat, maka Anda harus tetap mengikuti perkembangan mereka, sehingga bisa memastikan keamanan yang optimal untuk konsumen. Encryption data akan memberikan perlindungan dan keamanan data yang lengkap di beberapa perangkat.

Setiap perusahaan harus menggunakan encryption untuk melindungi data yang disimpan dan dikirim dari peretas, dengan beberapa praktik encryption terbaik yang meliputi:

  • Lakukan enkripsi data dengan beberapa layer.
  • Hindari penggunaan sandi enkripsi lama.
  • Jaga encryption key agar tetap aman.
  • Gunakan encryption key yang panjang.
  • Pantau kinerja encryption secara berkala.

3. Up to Date Terhadap Teknologi Terbaru

Ingat, teknologi terus berkembang dan bisnis harus mengikutinya. Perusahaan perlu memelihara sistem teknologi dan selalu mengikuti tren keamanan terbaru.  Beberapa tren saat ini dalam perlindungan data konsumen, di antaranya adalah privasi data menjadi fokus yang lebih besar dalam ruang rapat atau ruang diskusi. Tren lainnya adalah peningkatan berkelanjutan dalam manajemen risiko pihak ketiga, memvalidasi pengguna sebelum memberikan akses informasi, serta peningkatan transparansi antara perusahaan dan konsumen.

4. Pembatasan Akses ke Informasi Konsumen

Pembatasan akses ke informasi konsumen menjadi cara lain yang efektif untuk melindungi data konsumen. Perusahaan perlu menerapkan praktik authorization dan authentication untuk meningkatkan keamanan, di mana dengan adanya protokol authorization maka perusahaan dapat membatasi akses pengguna ke informasi konsumen.

Cara ini juga akan memastikan bahwa pengguna hanya memiliki akses ke informasi yang relevan bagi mereka, sehingga melindungi resources dan data yang sensitif.

Sementara itu, proses authentication penting karena cara ini memverifikasi orang yang meminta akses. Multi-factor authentication (MFA) adalah salah satu metode authentication yang paling menarik, di mana cara ini meningkatkan keamanan akun dengan meminta berbagai bentuk verifikasi untuk mendapatkan akses.

Beberapa praktik authentication terbaik di antaranya adalah menggunakan one-time password, biometric authentication, keamanan token-based authentication.

Baca juga: 2 Strategi Paling Tepat untuk Mencegah Digital Fraud

Melindungi data konsumen harus menjadi prioritas utama bagi perusahaan mana pun. Seiring dunia yang semakin banyak beralih ke sistem digital, itu artinya semakin banyak pula informasi pribadi yang tersedia di internet. Hal ini membuka peluang yang besar bagi para penjahat dunia maya yang dapat mengakibatkan kerugian besar bagi perusahaan maupun konsumen.

Jadi, sepakat ya bahwa sangat penting bagi perusahaan untuk mengambil tindakan pencegahan yang tepat dalam hal pengelolaan data konsumen.

Pilih Sistem Verifikasi Paling Unggul untuk Perlindungan Data Konsumen!

Sebagaimana yang telah disebutkan di atas, bahwa salah satu cara yang perlu dilakukan oleh perusahaan dalam upaya perlindungan data konsumen adalah menerapkan praktik authorization dan authentication untuk meningkatkan keamanan.

Dalam hal ini, Anda bisa berpartner dengan Verihubs untuk mengembangkan infrastruktur digital perusahaan Anda dengan sistem keamanan yang otomatis dan terintegrasi di Verihubs dengan teknologi otentikasi dan verifikasi user melalui biometrik, nomor telepon, hingga verifikasi bisnis.

Beberapa produk Verihubs yang bisa Anda pilih di antaranya adalah sebagai berikut:

  • Phone Number Verification
  • Identity Verification
  • Biometric Verification
  • Business Verification
  • Employee Verification

Tinggal pilih dan sesuaikan solusi yang ditawarkan oleh Verihubs dengan kebutuhan perusahaan Anda. Hubungi kontak layanan Verihubs sekarang untuk mendapatkan informasi lebih lengkap.

Artikel Terbaru Kami

biometrik inklusif

Biometrik Inklusif: Memperkuat Keamanan Industri Keuangan

Mengenal Apa Itu CFT dalam Melawan Pendanaan Terorisme

modus penipuan terbaru

Waspada! 5 Modus Penipuan Terbaru Salah Satunya dari WA!