9 Aplikasi AI Terbaik untuk Tingkatkan Produktivitas Bisnis

aplikasi ai

Aplikasi AI (Artificial Intelligence) adalah salah satu tren terbaru dalam dunia teknologi. Cara kerjanya yang mereplikasi kecerdasan manusia, membuatnya mampu mengerjakan banyak hal yang sebelumnya hanya bisa dilakukan secara manual. Tak heran kalau implementasinya di dunia bisnis semakin masif.

Di era sebelumnya, teknologi AI mungkin hanya berperan sebagai pelengkap untuk menampilkan kesan futuristik dari suatu produk atau layanan. Akan tetapi, saat ini AI sudah menjadi komponen wajib di banyak bidang bisnis. Pada artikel ini, kita akan mengulas macam-macam aplikasi yang menggunakan AI populer di dunia.

Apa Itu AI?

Artificial Intelligence (AI) adalah program komputer yang dirancang untuk melakukan tugas-tugas yang biasanya memerlukan kecerdasan manusia. AI memungkinkan komputer belajar dari data hingga membuat keputusan dengan sedikit atau tanpa peran manusia.

Teknologi kecerdasan buatan ini sudah merambah berbagai bidang, mulai dari pengolahan bahasa alami hingga pengenalan wajah. Bahkan, aplikasi AI gratis juga sudah merevolusi berbagai industri bisnis, termasuk teknologi informasi, kesehatan, keuangan, dan lain-lain.

Dengan kemampuannya untuk meningkatkan efisiensi, mengoptimalkan proses, dan menghasilkan informasi penting dari data, AI semakin handal. Dalam beberapa tahun mendatang, AI mungkin bisa menjadi komponen utama di semua sektor.

9 Contoh Aplikasi AI Viral

Penerapan teknologi Artificial Intelligence paling lazim kita temukan di produk dan layanan berbasis digital. Tapi, tanpa Anda sadari, berbagai aplikasi yang selama ini Anda gunakan mungkin saja sudah memanfaatkan kecanggihan AI. Berikut ini beberapa contoh aplikasi yang menggunakan AI!

1. Trello

Salah satu contoh penerapan AI yang terkenal adalah aplikasi Trello. Secara spesifik, Trello adalah platform manajemen proyek yang pakai teknologi kecerdasan buatan untuk menyederhanakan kolaborasi tim.

Dengan Trello, Anda bisa membuat papan kerja yang terorganisir dengan daftar dan kartu serta mengelola tugas-tugas berdasarkan tingkat prioritas. Selain itu, aplikasi AI gratis ini juga bantu mengidentifikasi pola kerja tim dan bahkan memberikan rekomendasi untuk penjadwalan proyek.

2. Zoom

Zoom adalah platform komunikasi video yang sangat populer, terutama selama pandemi COVID-19. Selain terkenal karena penggunaannya yang mudah, Zoom juga pakai teknologi Artificial Intelligence untuk meningkatkan pengalaman pengguna.

Fitur-fitur seperti face recognition dan virtual background mengandalkan algoritma kecerdasan buatan yang canggih. Selain itu, Zoom juga menggunakan AI untuk meningkatkan kualitas audio dan video selama panggilan, memproses rekaman, dan membuat ringkasan rapat.

3. Canva

Contoh aplikasi AI viral dalam bidang multimedia adalah Canva. Canva sangat populer di kalangan profesional maupun pemula sebagai platform desain grafis online yang mampu memberi rekomendasi desain berdasarkan preferensi pengguna dan data pasar.

AI di Canva menganalisis pola desain dan memberi saran relevan ke pengguna, sehingga mempercepat proses desain dan meningkatkan kualitas gambar. Selain itu, Canva juga memanfaatkan teknologi AI untuk menghilangkan background gambar secara otomatis.

4. Slack

Slack merupakan salah satu aplikasi komunikasi terpopuler di dunia kerja saat ini. Namun, yang mungkin tidak Anda sadari adalah bahwa Slack juga menjadi salah satu aplikasi yang menggunakan AI untuk meningkatkan pengalaman pengguna.

Salah satu fitur AI yang paling mencolok di Slack adalah fitur untuk menyarankan dan mengatur pesan-pesan berdasarkan konteks percakapan. Fitur ini membantu pengguna untuk menemukan informasi dengan lebih cepat dan efisien, sehingga meminimalkan kebingungan dalam percakapan yang panjang.

Selain itu, Slack juga pakai AI untuk mendeteksi bahasa yang tidak pantas atau tidak sesuai, sehingga memberikan kenyamanan ekstra. Dengan Slack, semua anggota tim bisa berkolaborasi dengan mudah, efektif, sekaligus menyenangkan.

Baca Juga: 10 Contoh Kecerdasan Buatan (AI) dalam Kehidupan Sehari-hari

5. Google Docs

Google Docs sudah lama menjadi aplikasi AI gratis yang sangat penting bagi banyak orang dalam hal berkolaborasi dan berbagi dokumen secara online. Salah satu fitur AI yang paling berguna adalah kemampuannya untuk menyarankan perbaikan grammar dan ejaan saat Anda menulis.

Fitur ini membantu mengurangi kesalahan dalam dokumen dan meningkatkan profesionalitas tulisan. Selain itu, Google Docs juga pakai AI untuk menawarkan saran formatting dan layout, sehingga membantu pengguna untuk merapikan dokumen.

6. Grammarly

Grammarly adalah salah satu asisten tata bahasa digital yang paling populer di kalangan penulis dan profesional. Terkenal karena kemampuannya dalam memeriksa ejaan dan grammar, Grammarly juga pakai teknologi Artificial Intelligence untuk memberikan saran yang lebih luas.

Grammarly akan memberi rekomendasi struktur kalimat, kejelasan tulisan, serta gaya dan tone bahasa yang sesuai dengan target audiens. Bahkan, Grammarly bisa mengenali ketidakjelasan makna tulisan dan menyarankan alternatif yang lebih tepat.

7. Lumen5

Lumen5 adalah salah satu contoh aplikasi AI viral yang sudah mendapat popularitas besar karena kemampuannya dalam membuat video secara otomatis dari teks. Aplikasi ini memanfaatkan kecerdasan buatan untuk menganalisis teks dan mengubahnya menjadi video yang menarik secara visual.

Teknologi AI yang paling mencolok adalah fitur untuk memilih gambar dan video yang sesuai dengan teks. Kemudian, Lumen5 akan menyesuaikan durasi klip dan transisi secara otomatis.

Semua fitur tersebut menjadikan Lumen5 pilihan aplikasi AI gratis paling ideal bagi mereka yang ingin membuat konten video berkualitas tinggi tanpa perlu keahlian editing. Dengan menggunakan Lumen5, Anda bisa dengan mudah membuat video yang menarik dan tampak profesional secara instan.

8. Sway

Sway adalah platform presentasi online buatan Microsoft yang memanfaatkan kecerdasan buatan untuk menyajikan konten secara menarik dan dinamis. Dengan Sway, Anda bisa membuat presentasi interaktif dengan mudah, tanpa harus punya keterampilan desain grafis tingkat tinggi.

Sebagai aplikasi yang menggunakan AI, Sway memungkinkan pengguna untuk mengatur konten, gambar, dan media lainnya dalam tata letak yang menarik dengan cepat. Sway juga bisa memberi saran struktur dan alur presentasi yang lebih baik.

Selain itu, teknologi AI dalam Sway membantu Anda menyesuaikan tampilan presentasi secara otomatis sesuai dengan perangkat audiens. Anda hanya perlu membuat satu presentasi untuk Anda tampilkan pada semua audiens, apa pun jenis perangkat  yang mereka gunakan.

9. Aplikasi Biometric Verification dari Verihubs

Biometric Verification merupakan aplikasi AI viral yang meningkatkan keamanan dan keandalan verifikasi identitas. Aplikasi ini pakai teknologi Face Scan dengan kombinasi AI untuk mengenali dan memverifikasi identitas individu dengan akurat.

Biometric Verification akan meningkatkan model pengenalan identitas berdasarkan data, sehingga mengurangi risiko kesalahan dan manipulasi. Aplikasi ini banyak digunakan dalam berbagai industri, termasuk keuangan, perbankan, dan e-commerce, untuk mengamankan transaksi dan data pelanggan.

Data dari Forbes Advisor menunjukkan bahwa 51% pemilik bisnis di seluruh dunia sudah menggunakan Artificial Intelligence untuk menunjang keamanan siber. Di dalamnya termasuk manajemen fraud untuk mencegah manipulasi, seperti yang sudah Verihubs terapkan dalam Biometric Verification.

Baca Juga: Terbaik! 10 Rekomendasi Aplikasi Absensi Online Karyawan

Mana Aplikasi AI yang Pernah Anda Gunakan?

Dari sekian contoh aplikasi yang menggunakan AI, beberapa di antaranya mungkin sudah sering Anda pakai. Ke depannya, produk dan layanan lain pun juga akan pakai aplikasi AI gratis maupun berbayar untuk meningkatkan kualitas dan pengalaman pengguna.

Jika bisnis Anda memerlukan teknologi verifikasi wajah pelanggan, maka Anda wajib menggunakan perangkat Biometric Verification dari Verihubs. Layanan ini mengandalkan teknologi Artificial Intelligence untuk fungsi fitur mengenali wajah manusia yang lebih akurat.

Biometric Verification memastikan bahwa wajah hingga iris mata pengguna adalah asli dan dalam versi live, bukan berupa foto atau hasil manipulasi. Sehingga, fitur ini sangat hebat untuk mencegah penipuan yang masih kerap terjadi di tengah era keamanan informasi dan akses terjamin menjadi prioritas utama.

Jadilah pelopor dalam mengamankan operasi bisnis Anda dengan Biometric Verification. Segera hubungi kami untuk konsultasi lebih lanjut dan jadilah bagian dari revolusi keamanan digital saat ini!

Artikel Terbaru Kami

ikd digital

Apa Itu IKD Digital? Verifikasi Identitas dengan Mudah!

pemasaran digital

Pemasaran Digital (Digital Marketing): Strategi dan Jenisnya

absensi digital sekolah

Studi Kasus: 4 Peranan Absensi Digital Sekolah dan Contohnya