Alasan Mengapa Biometric Security System Wajib Digunakan

biometric security system

Pertanyaan awal untuk membuka artikel ini adalah: Apakah perusahaan atau layanan Anda telah mengadopsi biometric security system untuk meningkatkan perlindungan data pelanggan?

Pertanyaan ini diajukan melihat kondisi kekinian, dimana banyak sekali terjadi upaya pembajakan yang dilakukan oknum tidak bertanggung jawab, untuk mendapatkan keuntungan pribadi dari data-data pelanggan yang bisnis Anda miliki.

Jika jawaban dari pertanyaan awal tersebut adalah belum, mungkin Anda akan menemukan alasan mengapa biometric security system penting di era modern seperti sekarang ini. Sebagai informasi tambahan, Anda dapat memperoleh informasi lengkap mengnai cara kerja sistem pengamanan biometrik ini.

Tanpa berlama-lama lagi, cermati beberapa alasan mengapa biometric security system penting untuk bisnis Anda!

Baca Juga: Sistem Pendeteksi Wajah Online Paling Unggul dari Verihubs

Alasan Kenapa Biometric Security System Penting untuk Digunakan

biometric security system
Sumber: freepik.com

Semakin banyak perusahaan yang menyadari pentingnya menggunakan sistem pengamanan biometrik ini. Tidak hanya dapat membantu meningkatkan proteksi secara fisik di lingkungan perusahaan, namun juga secara praktis pada perlindungan aset bisnis yang dimiliki dalam bentuk data-data digital.

Beberapa penggunaannya secara riil di dunia industri dan perusahaan antara lain adalah:

  • Memberikan batasan ketat pada akses yang dimiliki setiap karyawan atau staf di perusahaan, atas lokasi, data, atau materi tertentu yang dimiliki oleh perusahaan. Hal ini mempertimbangkan nilai dari informasi atau entitas tersebut, dan risikonya ketika hal ini jatuh ke tangan kompetitor
  • Dimanfaatkan dalam urusan presensi yang tidak dapat dipalsukan sama sekali. Artinya setiap staf akan melakukan presensi tepat waktu menggunakan ciri biometrik yang mereka miliki, dan ciri biometrik ini tidak dapat diduplikasi
  • Optimasi dalam urusan perlindungan akses pada data yang dimiliki oleh pelanggan, dan dipercayakan pada sistem Anda. Dengan menggunakan biometrics security system, Anda dapat memastikan setiap akses yang diminta dan diberikan berasal dari pelanggan yang legal, yang menjadi pemilik sah dari akun tersebut.
  • Perusahaan yang menggunakan sistem biometrics security system memiliki perlindungan yang sangat kuat, serta kemampuan verifikasi yang benar-benar akurat. Hal ini sangat mendukung upaya penyelenggaraan kegiatan perusahaan yang ideal, aman, dan menjamin data milik semua orang.

Ciri biometrik yang digunakan sendiri spektrumnya cukup luas. Mulai dari sidik jari, pemindaian retina, pola iris pada mata, hingga profil wajah dari user yang ada. Setiap ciri ini sifatnya unik, sehingga hampir tidak dapat diduplikasi atau ditirukan oleh pihak lainnya.

Hal ini jelas berbeda dengan penggunaan password, yang dengan mudah dapat dibagikan, dapat dicuri, atau dapat dimanipulasi sehingga user sah kehilangan akses dan perlindungan pada kaum yang dimilikinya.

Memahami Cara Kerjanya

biometric security system
Sumber: freepik.com

Ketika membuat sebuah sistem pengamanan biometrik, tujuan utamanya adalah untuk mengenkripsi ciri biometrik personal user ke bentuk kode yang unik dan tidak sama satu dengan yang lain. Nantinya, kode unik ini akan menjadi representasi user di dalam sistem, dan menjadi acuan utama dalam ‘mengenali’ user yang bersangkutan.

Setelah semua user terdata dan memiliki ‘tanda pengenal’ di dalam sistem, kemudian sistem dapat diterapkan dan akses mulai dibagi kepada setiap user yang bersangkutan. Secara otomatis, pembatasan akses dapat diberlakukan dengan kategorisasi yang jelas.

Setiap user memiliki hak akses pada informasi dan data tertentu sesuai dengan jabatan atau posisinya. Dalam konteks pelanggan, maka akses akan diberikan ketika verifikasi identitas biometrik oleh sistem dinyatakan cocok, menggunakan metode yang telah ditetapkan sebelumnya.

Cara kerja dari setiap sistem biometrik mungkin saja berbeda. Namun secara garis besar, berikut gambaran umumnya.

  • Pertama, user akan diminta mengumpulkan data biometrik yang dimilikinya. Data ini dapat berupa citra wajah, sidik jari, bentuk kepala, retina, data iris, DNA, atau yang lain.
  • Kedua, sistem akan membaca data biometrik ini, menganalisanya, dan setelah sesuai dengan kebutuhan menyimpan data tersebut dikaitkan dengan data identitas dari user yang bersangkutan
  • Ketiga, Anda akan membagi akses sesuai dengan kategorisasi yang ditetapkan sebelumnya untuk setiap user. Masing-masing akan memperoleh akses sesuai dengan posisi atau jabatan, sehingga tidak terjadi kebocoran data sensitif yang berharga
  • Keempat, user bisa menggunakan data biometrik yang dimilikinya untuk mengajukan akses yang diperlukan. Input data biometrik dilakukan dengan metode yang ditetapkan, dan sistem akan melakukan pencocokan
  • Kelima, dalam skenario data cocok dan terverifikasi, maka akses akan diberikan. Sebaliknya ketika pencocokan dinyatakan gagal, maka akses akan ditolak

Cukup mudah dipahami bukan?

Baca Juga: Kenali 2 Sistem Rekrutmen Karyawan Berikut Ini 

Biometric security system sebenarnya akan menjadi ‘kunci’ yang sempurna untuk memperoleh perlindungan optimal pada akses dan informasi yang sifatnya penting dan bernilai tinggi. Maka tak heran jika pemanfaatan sistem ini semakin marak dilakukan oleh pelaku bisnis.

Anda, sebagai pelaku bisnis, idealnya juga mulai mengadaptasi biometric security system, seperti apa yang disediakan oleh Verihubs. Produk verifikasi biometrik yang tersedia jelas memiliki sertifikat yang kuat, sebagai bukti solidnya sistem yang digunakan. Produk Verihubs, Biometric Verification, dapat membantu proses verifikasi bisnis secara lebih efektif dan efisien, sehingga diperoleh output optimal dari proses tersebut. Segera hubungi layanan pelanggan kami untuk mendapatkan produk terbaik dari Verihubs, dan gunakan sekarang juga! 

Artikel Terbaru Kami

watchlist screening

Watchlist Screening: Solusi Identifikasi Pelanggan Anda!

income check

Income Check: Verifikasi Data & Gaji Secara Akurat!

bisnis pencucian uang

Hindari! Contoh Bisnis Pencucian Uang dengan Risiko Besar