Produk
Phone Number Verification
Phone Number Verification
Verifikasi nomor telepon pengguna secara real-time.
Phone Number Verification
Phone Number Verification
Identity Verification
Identity Verification
Verifikasi Identitas Pengguna dengan sumber data yang terpercaya.
Identity Verification
Identity Verification
Biometric Verification
Biometric Verification
Kenali identitas wajah pengguna dengan teknologi Artificial Intelligence.
Biometric Verification
Biometric Verification
Business Verification
Business Verification
Hindari risiko bisnis dengan mengenali rekan bisnis anda.
Business Verification
Business Verification
Employee Verification
Employee Verification
Verifikasi identitas lengkap untuk calon karyawan.

5 Cara Membangun Corporate Identity untuk Kerjasama B2B

corporate identity

Corporate identity menjadi bagian identitas yang bersifat fisik, sehingga bisa juga disebut sebagai visual identity, di mana bentuk paling sederhana dari visual identity ini adalah simbol.

Sejak zaman dimulainya peradaban manusia, sebetulnya simbol sudah banyak digunakan sebagai identitas visual dalam penulisan atau komunikasi untuk menceritakan apa yang mereka alami dalam kehidupan sehari-hari, seperti gambar-gambar yang ditemukan di gua-gua. Jika diamati, gambar tersebut berisikan cerita dari catatan hidup keseharian mereka.

Ketika industri mulai berkembang dan banyak produk yang dibuat telah dikemas dalam suatu kemasan, maka mulailah perkembangan merek dagang untuk menandai produk mereka. Hal ini dikarenakan banyak perusahaan yang memproduksi barang yang sama, sehingga dirasa perlu untuk menandai produk mereka supaya pembeli dapat membedakan produk mereka dibanding produk dari perusahaan lain.

Pada perkembangan industri di masa modern inilah mulai dikenal cap, logo, atau merek dagang, yang berkembang ke arah pengembangan image bagi perusahaan yang dikenal sebagai corporate identity

Selain penting untuk konsumen atau pembeli, apa pentingnya membangun corporate identity untuk hubungan kerjasama B2B?

Pentingnya Melakukan Corporate Identity Management

corporate identity
Sumber: Freepik

Perlu diketahui, corporate identity atau identitas perusahaan memiliki relasi dengan budaya perusahaan (corporate culture) dan citra perusahaan (corporate image). Itu artinya, secara internal identitas perusahaan terkait dengan kultur atau budaya yang dianut oleh perusahaan. Sedangkan secara eksternal, identitas perusahaan memiliki keterkaitan dengan citra perusahaan.

Saat ini, identitas perusahaan juga telah diakui sebagai sumber daya yang strategis dan merupakan sumber keunggulan yang kompetitif. Identitas perusahaan dapat dipandang terdiri dari tiga bagian, yaitu:

  • Corporate Design, yang meliputi logo, seragam, warna perusahaan dan lain sebagainya.
  • Corporate Communication, yang meliputi iklan, public relations, informasi, dan lain sebagainya.
  • Corporate Behaviour, yang meliputi nilai-nilai internal, norma, dan lain sebagainya.

Berikut ini adalah pentingnya membangun identitas perusahaan yang perlu dipahami:

  • Identitas perusahaan adalah sebuah homogenitas komunikasi perusahaan dan akan membentuk konsistensi perusahaan.
  • Identitas perusahaan dapat menetapkan USP perusahaan sehubungan dengan nilai brand.
  • Dapat membantu membedakan dari pesaing lainnya.
  • Dapat membantu secara efisien untuk terlibat dengan pemangku kepentingan internal maupun eksternal, untuk membangun hubungan jangka panjang dalam hal loyalitas pelanggan.

Apa Fungsi-Fungsi Corporate Identity?

Selain sebagai identitas suatu perusahaan, corporate identity juga memiliki beberapa fungsi lainnya, di antaranya adalah sebagai berikut:

  • Corporate identity yang baik harus sejalan dengan rencana perusahaan. Karena identitas perusahaan adalah image yang ingin dibentuk di benak konsumen maupun perusahaan lain, maka Anda seharusnya membuat strategi branding, marketing atau public relations secara optimal untuk diterapkan saat ini dan di masa yang akan datang.
  • Identitas perusahaan juga menjadi landasan dari sistem operasional suatu perusahaan. Karena identitas perusahaan adalah suatu image yang ingin dibentuk di benak konsumen maupun perusahaan lain, maka seluruh personil harus mampu menghayatinya terutama ketika menjalankan operasional perusahaan sehari-hari.
  • Image yang baik dan positif dari perusahaan juga akan memudahkan perusahaan untuk mendapatkan investor, pinjaman, atau partner dari berbagai tempat. Sehingga hal tersebut akan memudahkan hubungan dengan pemerintah, termasuk untuk keperluan mengurus perizinan.
  • Corporate identity juga bisa menjadi alat jual bagi perusahaan untuk produk-produk yang ada sekarang atau produk yang akan dikembangkan di kemudian hari. Image yang positif dari suatu perusahaan akan membuat konsumen percaya bahwa produk yang dihasilkan oleh perusahaan Anda adalah berkualitas. Selain percaya, perusahaan lain juga akan merasa nyaman saat hendak melakukan kerjasama bisnis.

Baca juga: Pahami Pentingnya Data Security untuk Kelangsungan Bisnis

Cara Membangun Corporate Identity

corporate identity
Sumber: Freepik

Sebuah badan usaha atau organisasi, apapun ukuran, misi, dan tujuannya, tentunya perlu memiliki corporate identity. Identitas perusahaan Anda menentukan siapa Anda dan apa yang dapat Anda lakukan untuk para pelanggan, mitra usaha, dan khalayak umum di sekitar Anda. Anda juga akan lebih mudah dibedakan dari para pesaing.

Desain, aksi, dan komunikasi yang disampaikan sebuah identitas perusahaan yang efektif dapat dengan mudah membedakan Anda dari para pesaing. Lantas, bagaimana cara membangun corporate identity?

1. Kembangkan Strategi untuk Menentukan Identitas Perusahaan

Langkah pertama, Anda harus mempertimbangkan sejarah, visi, serta misi perusahaan Anda. Bacalah rencana usaha, pernyataan visi dan misi, rencana strategis, serta dokumen-dokumen lain yang mungkin dapat menentukan tujuan keberadaan perusahaan Anda dan pembeda perusahaan Anda dari yang lain.

Kemudian, cari tahu pemikiran pihak lain mengenai perusahaan Anda. Ada beberapa cara untuk menyelidiki pandangan para pihak yang berkepentingan mengenai perusahaan Anda, yaitu melalui survei, pertanyaan langsung, wawancara, dan diskusi umum. Setelah itu Anda baru bisa memutuskan apakah Anda hendak mengubah persepsi tersebut. Jika Anda merasa bahwa perusahaan Anda sedang mengirimkan isyarat buruk, maka Anda dapat mengubah isyarat ini melalui identitas perusahaan yang Anda bentuk.

Jangan lupa untuk meneliti usaha lain yang mirip dengan perusahaan Anda. Setelah itu, buatlah visi untuk masa depan di mana Anda harus menyesuaikan identitas perusahaan Anda untuk 5 hingga 10 tahun ke depan sebaik penyesuaian Anda terhadap masa kini.

2. Menciptakan Desain Perusahaan

Di tahap ini, Anda harus mulai merancang sebuah logo. Jika belum ada, Anda bisa mencari desainer dan penulis atau sewalah jasa konsultan untuk mencarikannya untuk Anda. Ketika Anda menciptakan sebuah situs, iklan, atau kemasan produk, Anda pun perlu menciptakan rancangan font yang dapat langsung dikenali dan menyampaikan perasaan tertentu kepada orang yang memandangnya. Jadi, sebaiknya pilih font yang cocok, dapat terbaca dengan jelas, dan unik.

Selain itu, Anda pun perlu mempertimbangkan macam-macam kombinasi warna. Warna-warna yang Anda pilih akan menunjukkan banyak hal mengenai perusahaan Anda dan bagaimana Anda menjalankan perusahaan tersebut. Jadi, pastikan warna-warna tersebut bersesuaian dengan filosofi dan strategi perusahaan Anda.

3. Menyempurnakan Perilaku Profesional Perusahaan

Anda harus berlaku secara etis, sebab perilaku korporat perusahaan Anda, secara garis besar adalah salah satu aspek identitas perusahaan yang paling penting. Aksi perusahaan Anda harus mengirimkan isyarat yang baik kepada para pelanggan dan juga para pemegang kepentingan. 

4. Membentuk Gaya Komunikasi yang Efektif

Gaya komunikasi Anda dengan pelanggan maupun dengan mitra usaha dapat menentukan kesuksesan atau kegagalan perusahaan Anda. Dalam hal ini, Anda bisa mempekerjakan spesialis komunikasi yang terampil. 

5. Menguji Identitas Perusahaan

Setelah Anda menciptakan apa yang Anda anggap sebagai identitas perusahaan yang efektif, silakan uji di pasar. Berbicaralah dengan pelanggan Anda dan tanyakan pendapat mereka mengenai logo dan skema warna Anda. Minta umpan balik yang spesifik dan segera kembalikan umpan balik tersebut kepada karyawan Anda supaya Anda dapat segera mengubah apa yang dianggap perlu diubah. Lakukan sesegera mungkin setelah Anda membentuk identitas perusahaan Anda. Gunakan umpan balik ini untuk menyesuaikan identitas perusahaan Anda sebelum Anda benar-benar keluar ke pasaran.

Pada langkah ini, Anda perlu melakukan pembaharuan yang sesuai dengan kebutuhan. Seiring jalannya waktu dan seiring berubahnya pelanggan Anda, mungkin Anda merasa perlu memperbarui aspek-aspek tertentu dari identitas perusahaan Anda. Selalu ubah identitas perusahaan Anda sesuai dengan kebutuhan para pelanggan dan pemegang saham. Kalau Anda melihat sesuatu yang perlu diubah, maka ubahlah.

Baca juga: 4+ Manfaat Kepuasan Pelanggan untuk Bisnis Anda

Ingat, sebuah identitas perusahaan itu tidak statis. Anda tidak dapat membentuknya kemudian mengabaikannya begitu saja, karena identitas perusahaan Anda akan berubah seiring jalannya perusahaan Anda.

Kemudian untuk menjalin kerjasama bisnis, Anda perlu menerapkan fitur Business Verification dari Verihubs. Dengan fitur ini, Anda bisa menghindari risiko bisnis dengan mengenali rekan bisnis Anda. Business Verification Verihubs akan melakukan proses background checking Perusahaan secara komprehensif. Itu artinya, Anda dapat mengurangi adanya kerjasama dengan bisnis atau mitra yang berisiko di Indonesia melalui informasi akurat dan terpercaya.

Ingin tahu lebih banyak mengenai fitur ini? Langsung saja hubungi kontak layanan Verihubs untuk mendapatkan demo gratis!