6 Cara Mengoptimalkan Data Konsumen untuk Mendongkrak Omzet

data konsumen

Data konsumen adalah informasi penting yang dimiliki oleh seseorang atau kelompok yang membeli dan memakai produk dari suatu bisnis, di mana data tersebut terdiri dari nama, jenis kelamin,  usia, riwayat pembelian, riwayat pencarian produk, dan lainnya.

Data konsumen ini sangat bermanfaat untuk menentukan strategi pemasaran agar bisa menawarkan produk dengan tepat hingga berujung pada peningkatan omzet penjualan. Dengan mengumpulkan data-data penting dari pelanggan, maka Anda akan mendapatkan beberapa manfaat. Di antaranya adalah membuat laporan penjualan dengan akurat, memberikan kepercayaan pada pelanggan, dan menghindari pelanggan yang merugikan. Selain itu, penjualan akan menjadi lebih efektif dan Anda bisa membuat target pasar yang sesuai.

Untuk mendapatkan data konsumen atau data pelanggan, Anda harus melakukannya dengan cara benar. Mari simak ulasan mengenai tahapan mengumpulkan data dan cara mengolah serta mengoptimalkannya di bawah ini!

Tahapan Mengumpulkan Data Konsumen

data konsumen
Sumber: Freepik

Membangun database konsumen bisa dilakukan dengan metode lead magnet. Setidaknya ada empat jenis tahapan yang penting, yaitu awareness, interest, decision, dan action.

  1. Awareness. Pada tahap ini, calon pembeli masih awam terhadap produk yang Anda pasarkan. Ini saat yang tepat untuk meningkatkan awareness atau membuat konsumen sadar terhadap hadirnya produk Anda. Anda bisa membuat iklan dan promosi yang heboh serta menarik di media sosial, feedback form, e-book gratis, webinar, ataupun mengikuti event.
  2. Interest. Setelah tahap awareness terlewati dan konsumen sudah tahu produk Anda, langkah berikutnya adalah Anda harus menyaring jumlah konsumen yang tertarik terhadap produk Anda. Sebisa mungkin Anda membuat orang-orang tersebut mengisi informasi seperti alamat e-mail atau informasi lainnya, dan sebagai gantinya Anda dapat memberikan mereka kemudahan dalam berbelanja seperti free trial produk. Jika seseorang telah tertarik dengan produk Anda, maka mereka tidak akan menolak untuk mencoba produk Anda secara gratis.
  3. Decision. Tahap decision ini maksudnya adalah follow up alias check and recheck tentang konsumen dan produk Anda. Anda harus mampu membuat konsumen mempertimbangkan untuk membeli produk Anda dan buatlah mereka merasa membutuhkan produk Anda!
  4. Action. Langkah berikutnya, Anda harus memikirkan untuk membuat headline atau promosi yang tidak hanya menarik, tapi juga bisa menjual. Anda bisa mengadakan diskon produk, sale seperti buy 1 get 1 free, gratis ongkir, dan lain sebagainya.

Baca juga: Pahami Pentingnya Data Security untuk Kelangsungan Bisnis

Cara Mengoptimalkan Data Konsumen

data konsumen
Sumber: Freepik

Kalau sudah berhasil mengumpulkan database konsumen, langkah berikutnya adalah Anda harus mengolah dan mengoptimalkannya supaya bisa memberikan hasil efektif dan meningkatkan omzet penjualan. Anda bisa mengikuti langkah-langkah di bawah ini untuk mengoptimalkan data konsumen.

1. Tentukan Apa Tujuan Anda Mengelola Data Pelanggan

Di tahap awal, Anda harus menentukan dulu apa tujuan Anda mengelola data pelanggan. Biasanya, langkah ini dilakukan untuk mempertahankan pelanggan lama yang sudah pernah berkomunikasi dan membangun hubungan dengan bisnis Anda agar tetap setia pada bisnis Anda.

2. Kelompokkan Data Pelanggan Menjadi Beberapa Bagian

Langkah selanjutnya adalah mengelompokkan data menjadi beberapa bagian. Pengelompokan ini akan membantu Anda dalam mengirimkan kampanye yang relevan dengan minat pemilik data tersebut, sehingga kampanye yang Anda buat dapat membuahkan hasil yang lebih optimal. Pengelompokan ini bisa dibuat berdasarkan geografi, demografi, riwayat pembelian, kegiatan pelanggan terhadap kampanye yang Anda buat, dan lainnya.

3. Labeling Data Pelanggan

Tahap berikutnya adalah menandai data konsumen yang satu dengan lainnya sesuai kategori yang sudah Anda tetapkan di tahap sebelumnya supaya terhindar dari kesalahan. Labeling ini juga sangat bermanfaat untuk menciptakan komunikasi baik dengan pelanggan. Dengan adanya labeling, maka Anda bisa menghubungi pelanggan secara personal untuk mengirimkan informasi tentang produk baru atau adanya promo. Dengan begitu, hubungan Anda dan pelanggan akan terjalin lebih akrab dan personal, sehingga kegiatan kampanye akan menjadi lebih mudah dan tepat sasaran.

4. Gunakan Marketing Automation Software

Selanjutnya, Anda perlu memindahkan data yang telah dikelompokkan ke dalam marketing automation software untuk membantu Anda mengelola data secara lebih mudah. 

5. Membina Hubungan dengan Pelanggan

Ini adalah tahap membina hubungan dengan pelanggan (nurturing) menggunakan berbagai pendekatan. Sebagai contoh, Anda bisa memberikan promo berupa potongan harga bagi pelanggan baru yang mendaftar sebagai member bisnis Anda. Informasi potongan harga bisa ditampilkan ketika mereka baru membuka website Anda, sehingga mereka akan langsung melihatnya dan tertarik untuk melakukan pendaftaran. 

6. Memantau Pergerakan Data

Langkah selanjutnya, Anda harus selalu memantau pergerakan data yang sudah Anda kumpulkan, segmentasikan, dan labeling sebelumnya. Dengan cara ini, maka Anda bisa melihat respon pelanggan terhadap pendekatan yang Anda gunakan.

Baca juga: 3 Modus Pencurian Data Pribadi yang Paling Sering Dilakukan

Mengumpulkan dan mengelola data konsumen, jangan lupa memastikan keamanannya. Pastikan Anda selalu melakukan verifikasi terhadap setiap data yang Anda kumpulkan, untuk menghindari segala macam risiko yang berhubungan dengan penyalahgunaan data pribadi. 

Verihubs hadir menawarkan produk verifikasi yang handal untuk bisnis Anda. Berbagai produk yang bisa Anda pilih, di antaranya adalah Phone Number Verification, Identity Verification, Biometric Verification, dan Business Verification. Segera pilih dan gunakan produk terbaik dari Verihubs sesuai kebutuhan bisnis Anda.

Anda bisa langsung menghubungi kontak layanan pelanggan Verihubs untuk mendapatkan informasi selengkapnya.

Artikel Terbaru Kami

biometrik inklusif

Biometrik Inklusif: Memperkuat Keamanan Industri Keuangan

Mengenal Apa Itu CFT dalam Melawan Pendanaan Terorisme

modus penipuan terbaru

Waspada! 5 Modus Penipuan Terbaru Salah Satunya dari WA!