Prosedur e-KYC Identity Verification pada Digital Onboarding

identity verification

Perlu disadari, bahwa ekonomi digital saat ini sangat kompetitif di hampir setiap industri. Bisnis Anda berisiko dan berpotensi kehilangan klien atau pelanggan jika tidak segera membuat proses onboarding yang efektif dan cepat yang mudah diikuti. Proses onboarding baru dikatakan berhasil jika prosesnya cepat dan efisien, salah satu caranya adalah dengan menerapkan e-KYC identity verification dalam digital onboarding.

Melakukan digital onboarding memang berkaitan erat dengan e-KYC. Lantas, bagaimana proses e-KYC dalam digital onboarding?

KYC adalah prosedur di mana bank atau organisasi keuangan lainnya mengumpulkan informasi tentang nasabah atau klien mereka, dan mengautentikasinya dengan membandingkannya dengan berbagai macam daftar dan database informasi publik. Proses KYC dapat dilakukan secara offline atau online (e-KYC). Melalui saluran online, setiap klien hanya perlu mengunggah dokumen dan mengisi informasi yang diperlukan di formulir online. Kemudian, identity verification dalam proses ini dapat diselesaikan dengan sangat praktis.

Siapa Saja yang Perlu Menerapkan e-KYC Identity Verification?

identity verification
Sumber: Freepik

Setidaknya ada tiga macam bisnis yang menerapkan e-KYC identity verification dalam sistem digital onboarding, yaitu:

  1. Perbankan. Dengan menerapkan e-KYC identity verification, maka calon nasabah akan mendapatkan pengalaman baru dalam bertransaksi atau membuka rekening baru. Pasalnya, proses tersebut bisa dilakukan di mana dan kapan saja, tanpa harus datang ke bank dengan membawa banyak dokumen. Selain itu, nasabah juga dapat melihat transaksi keuangan secara real-time.
  2. Perusahaan Asuransi. Prosedur e-KYC memungkinkan proses administrasi dalam melakukan proses otentifikasi dan identity verification nasabah dapat dilakukan secara digital.
  3. Perusahaan Fintech. Proses otentifikasi dan identity verification dapat dilakukan dengan mengandalkan e-KYC untuk menjaring calon nasabah di luar daerah yang tidak dapat dijangkau dengan tatap muka. Dengan sistem ini, maka perusahaan fintech dapat meminimalisir terjadinya pencucian uang hingga pendanaan ilegal.

Baca juga: Berkenalan dengan Proses Digital Verification dan 3 Alasan Kenapa Anda Harus Menerapkannya

Manfaat Melakukan Digital Onboarding

Melakukan digital onboarding menawarkan beberapa keuntungan jangka pendek dan jangka panjang, di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Penghematan Biaya

Penggunaan teknologi dapat memangkas biaya secara signifikan dengan mengurangi kesalahan dan koreksi entri data, menghindari denda ketidakpatuhan yang mahal, dan mempercepat siklus onboarding.

2.  Efisiensi yang Meningkat

Pelanggan dapat membuat identitas digital tersertifikasi yang bisa divalidasi secara instan dengan identity verification otomatis sepenuhnya. Karena robot tidak perlu istirahat, maka sistem otomatis dapat beroperasi 24 jam sehari, tujuh hari seminggu tanpa waktu henti. Hal ini mengurangi waktu onboarding dan memungkinkan lembaga keuangan untuk meningkatkan jumlah keseluruhan pelanggan onboarding.

Keunggulan e-KYC Identity Verification dalam Digital Onboarding

identity verification
Sumber: Freepik

1. Berkurangnya Risiko Kesalahan

Anda dapat mengurangi risiko kesalahan yang disebabkan oleh kesalahan input data atau kekeliruan dengan mengotomatiskan prosedur end-to-end. Pengurangan keterlibatan manual juga mampu meminimalkan masalah keamanan dan pelanggaran data, menjaga keamanan data konsumen dan kepatuhan bank.

2. Peningkatan Layanan Pelanggan

Kebahagiaan pelanggan sangat penting untuk kesuksesan bisnis Anda. Sebagai contoh, dengan menghindari sering bolak-balik antara konsumen dan bank ketika informasi baru diperlukan, maka prosedur e-KYC akan memberikan pengalaman mulus untuk klien. Prosedur otomatis juga akan memberikan konsumen pengalaman akreditasi atau identifikasi yang sederhana dan cepat, sehingga akan menghasilkan pembukaan rekening yang lebih cepat.

3. Skalabilitas

Prosedur manual tidak dapat berkembang tanpa menimbulkan biaya tenaga kerja yang signifikan, dan sulit untuk menyesuaikan diri dengan perubahan yang cepat dalam Undang-Undang KYC, perubahan internal, atau ancaman eksternal.

Bot bertenaga AI mampu beroperasi selama 24 jam sehari, bereaksi cepat terhadap tuntutan eksternal, dan dapat dimasukkan ke dalam infrastruktur perusahaan Anda dengan sedikit atau tanpa gangguan atau waktu henti.

Baca juga: Penting! Penerapan KYC Identity Verification bagi Perusahaan

Jika saat ini Anda benar-benar butuh sistem identity verification dalam proses digital onboarding, Verihubs punya solusi terbaik.

Identity Verification dari Verihubs

Verihubs menawarkan produk Identity Verification Verihubs, yang memungkinkan Anda dapat melakukan verifikasi identitas pengguna dengan sumber data yang terpercaya. Memangnya, fitur apa saja yang akan Anda dapatkan dari produk yang satu ini?

  • OCR for ID Card Verihubs: Fitur ini memungkinkan Anda dapat meningkatkan user experience dan menghemat waktu input data melalui OCR (Optical Character Recognition) Verihubs yang bisa mengekstrak semua data teks dari sebuah dokumen secara otomatis. Fitur ini cocok digunakan untuk perbankan, bisnis fintech, hospitality,  dan administrasi. 
  • ID Check: Dengan fitur ID Check Verihubs ini, identitas user dapat langsung dilakukan pengecekan dengan data KTP. Fitur ini sangat cocok digunakan oleh perbankan, bisnis fintech, hospitality, e-commerce, perusahaan, pemerintahan, hingga aneka bidang usaha lainnya.

Jangan tunda lagi, langsung saja hubungi layanan pelanggan Verihubs, dan silakan pilih fitur terbaik dari Verihubs yang paling sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda.

Artikel Terbaru Kami

ikd digital

Apa Itu IKD Digital? Verifikasi Identitas dengan Mudah!

pemasaran digital

Pemasaran Digital (Digital Marketing): Strategi dan Jenisnya

absensi digital sekolah

Studi Kasus: 4 Peranan Absensi Digital Sekolah dan Contohnya