Memahami Insurtech: Inovasi Digital dalam Asuransi

insurtech adalah

Pernahkah Anda mendengar tentang apa itu InsurTech? InsurTech adalah sebuah cara untuk mengoptimalkan efisiensi dari jenis industri asuransi yang digunakan saat ini, mulai dari broker, aggregator, hingga personal financial assistant. Menarik, bukan? Yuk, ketahui lebih lanjut mengenai InsurTech melalui penjelasan berikut!

Apa Itu InsurTech?

InsurTech merupakan singkatan dari Insurance Technology, sebuah terobosan pada industri asuransi untuk meminimalisir kesulitan akses informasi tentang ansuransi, harga premi yang meningkat, dan proses klaim yang ribet. Maka dari itu, mampu membuka peluang bagi seluruh lapisan masyarakat untuk mendapatkan akses asuransi.

Kemunculan teknologi asuransi juga membuat citra asuransi yang umumnya ‘menyeramkan’ bagi masyarakat, perlahan berubah. Inovasi teknologi yang ada dalam bidang asuransi pun telah banyak diimplementasikan oleh sejumlah sektor keuangan, seperti koperasi atau perseroan terbatas.

Baca Juga: 10 Perkembangan Teknologi Asuransi Beserta Pemanfaatannya

Manfaat InsurTech

Pada paragraf sebelumnya, Anda memahami bahwa permasalahan asuransi masa kini berpusat pada proses klaim yang berbelit-belit dan harga premi yang menjulang. Oleh karena itu, munculnya teknologi ini mampu memberikan beberapa manfaat yang berguna bagi penggunanya. Berikut penjelasan keempat manfaat tersebut.

1. Memudahkan Akses Asuransi

Salah satu manfaat InsurTech adalah kemudahan akses asuransi. Bagaimana bisa demikian? Kemudahan tersebut terjadi karena insurance technology mengkolaborasikan asuransi dengan kemajuan teknologi, salah satunya adalah melalui aplikasi. 

2. Premi yang Terjangkau

Biaya premi yang mudah untuk masyarakat jangkau, menjadi sebuah acuan baru untuk beberapa perusahaan asuransi akhir-akhir ini. Bahkan, salah satu insurance company berani membandingkan harga premi yang mereka tawarkan dengan harga segelas kopi.

Nah, Anda juga bisa mendapatkan premi asuransi yang terjangkau dengan mengamati paket asuransi yang tersedia di platform khusus InsurTech. Platform khusus tersebut akan menampilkan sejumlah paket asuransi beserta penjelasan produk dan biaya preminya, sehingga Anda bisa melihat perbandingannya.

3. Proses Klaim yang Simpel

Selain biaya premi yang terjangkau, insurance technology juga memberikan kemudahan bagi Anda saat mengklaim asuransi. Contohnya, Anda bisa dengan mudah melengkapi dokumen yang kurang saat akan klaim asuransi dengan bantuan dari tim asuransi yang berpengalaman.

4. Mengembangkan Literasi Keuangan

Melalui InsurTech, literasi masyarakat pun dapat ikut meningkat dalam bidang keuangan dan asuransi. Pasalnya, insurance technology menyajikan sejumlah produk asuransi yang mudah masyarakat dapatkan dengan harga bersaing. Kedua faktor ini menyebabkan masyarakat makin tertarik mempelajari asuransi lebih dalam.

Sementara itu, bagi pihak asuransi, tentu insurance technology juga memberikan dampak yang signifikan. Misalnya, manajemen asuransi makin mudah untuk mereka lakukan, seperti penjualan, pemrosesan, dan pengelolaan data. Dengan demikian, pekerjaan di bidang asuransi bisa berkembang lebih efisien.

Cara Kerja InsurTech

Dari empat manfaat insurance technology di atas, tentu Anda juga penasaran dengan bagaimana sistem kerjanya. Sebenarnya, cara kerja insurance technology dan asuransi konvensional nyaris sama, namun ada beberapa perbedaan yang signifikan. Ketahui sistem kerja InsurTech melalui penjelasan di bawah ini!

1. Jenis Produk Asuransi

Produk yang insurance technology dan asuransi konvensional tawarkan umumnya sama. Beberapa produk penawaran dari asuransi konvensional dan InsurTech adalah asuransi kesehatan, asuransi perjalanan, asuransi jiwa, asuransi kendaraan, dan juga asuransi properti.

2. Tata Cara Pendaftaran

Perbedaan antara InsurTech dan asuransi konvensional akan terlihat jelas pada segi langkah pendaftaran. Sesuai namanya, tentu mendaftar InsurTech melibatkan teknologi. Jadi, nasabah dapat melakukannya dengan simpel, yaitu hanya melalui situs web atau aplikasi, sehingga nasabah tidak perlu repot ke kantor asuransi.

Setelah Anda berhasil mendaftarkan diri, perusahaan insurance technology akan segera mengirimkan polis asuransi melalui surel Anda. Anda juga bisa memanfaatkan FinTech atau Financial Technology untuk membayar premi per bulannya, contohnya melalui dompet digital seperti GoPay.

3. Langkah Klaim Asuransi

Sebenarnya, cara klaim insurance technology berbeda-beda, tergantung kebijakan tiap perusahaan asuransi. Akan tetapi, umumnya Anda harus mengakses situs web atau aplikasi untuk mengajukannya. Biasanya, situs web InsurTech telah lengkap dengan artificial intelligence untuk mempermudah cara klaim asuransi.

Nantinya, perusahaan asuransi akan menghubungi Anda untuk petunjuk lebih lanjut. Jadi, pastikan Anda menyiapkan seluruh dokumen yang pihak asuransi perlukan, sehingga perusahaan dapat segera menyetujui jumlah klaim yang Anda ajukan.

Baca Juga: Penerapan Teknologi Face ID dalam Industri dan Kehidupan

3 Jenis InsurTech

Nah, insurance technology sendiri tidak hanya mencakup aplikasi atau situs pembelian produk asuransi saja. Tetapi, insurance technology bisa dikategorikan menjadi tiga jenis, yaitu InsurTech Aggregator, Intermediaries, dan Full Stack. Ketahui masing-masing penjelasannya berikut ini!

1. InsurTech Aggregator

Anda bisa dengan mudah membandingkan berbagai jenis produk asuransi melalui InsurTech Aggregator. Pasalnya, tersedia sejumlah pilihan paket asuransi, lalu Anda juga bisa mengetahui ketentuan, jumlah pertanggungan, fasilitas yang didapat, serta harga dari masing-masing produk, sehingga Anda bisa memilih produk asuransi yang tepat.

Contoh InsurTech Aggregator antara lain CekAja, Raja Polis, Premi Kita, Bukalapak, atau Tokopedia.

2. InsurTech Intermediaries

Sementara itu, agen atau broker bisa bekerja lebih efisien menggunakan insurance technology intermediaries. Pasalnya, dapat membantu agen atau broker untuk meningkatkan layanan dan operasi yang akan mereka berikan kepada konsumen.

Beberapa contoh InsurTech intermediaries sendiri adalah platform broker berbasis digital, software CRM, aplikasi seluler, dan analitik data.

3. The Full-Stack InsurTech

Bagaimana dengan Full-stack InsurTech? Full-stack InsurTech adalah penerapan teknologi pada bisnis asuransi yang sudah mencakup seluruh tahapan asuransi. Jadi, full-stack insurance technology sudah terdiri dari proses underwriting, distribusi, manajemen polis, proses klaim, sampai customer service.

Contoh full-stack insurance technology bisa Anda lihat dari beberapa situs web perusahaan asuransi yang bisa Anda akses. Misalnya AXA, BNI Plan B Life, atau BCA Insurance, yang dapat melayani Anda saat menjalankan seluruh tahapan asuransi yang Anda pilih langsung melalui situs web tersebut.

Jadi, Apakah Anda Kini Tertarik untuk Mendapatkan InsurTech?

Melihat kenyataan bahwa teknologi dewasa ini makin berkembang pesat, termasuk di bidang asuransi, seperti insurance technology, maka hal ini bisa mempermudah perusahaan asuransi dalam melayani calon maupun nasabahnya. 

Oleh karena itu, Verihubs selaku penyedia layanan Biometric Verification menawarkan Anda pendeteksi identitas yang akurat.

Perusahaan asuransi bisa menerapkan verifikasi biometrik yang telah berbasis artificial intelligence ini untuk mempermudah pendaftaran asuransi nasabah. Selain itu, verifikasi biometrik dari Verihubs juga terbukti bersertifikat NIST FATE PAD, sehingga potensi penyalahgunaan verifikasi dapat teratasi dengan cepat.

Kemudian, kami juga telah mengantongi sertifikat ISO 27001 dan bisa Anda integrasikan pada situs web atau aplikasi perusahaan Anda, baik dalam format API atau SDK. Jadi, Anda tidak perlu lagi kesulitan menerapkan proteksi penuh pada proses verifikasi identitas nasabah di perusahaan Anda.

Tidak hanya dapat Anda terapkan pada usaha asuransi, namun verifikasi biometrik bisa Anda gunakan untuk segala jenis usaha yang membutuhkan verifikasi identitas terakurat, terutama bagi Anda yang mempunyai bisnis digital. Jadi, jangan tunda penerapan verifikasi identitas biometrik untuk kemajuan bisnis digital Anda, ya!

SOURCE:

  • https://easysunday.co.id/blog/insurtech-adalah
  • https://yukk.co.id/blog/apa-itu-insurtech.html
  • https://finansial.bisnis.com/read/20230223/215/1630146/mengenal-tentang-insurtech-dan-perbedaan-dengan-asuransi-umum
  • https://sikapiuangmu.ojk.go.id/FrontEnd/CMS/Article/20593
  • https://www.manulife.co.id/id/artikel/murahnya-biaya-premi-asuransi.html
  • https://www.fortuneidn.com/tech/luky/mengenal-insurtech-dalam-asuransi-arti-manfaat-dan-jenis

Artikel Terbaru Kami

biometrik inklusif

Biometrik Inklusif: Memperkuat Keamanan Industri Keuangan

Mengenal Apa Itu CFT dalam Melawan Pendanaan Terorisme

modus penipuan terbaru

Waspada! 5 Modus Penipuan Terbaru Salah Satunya dari WA!